TRIBUNNEWS.COM - Komika Pandji Pragiwaksono kembali dilaporkan ke polisi buntut materi stand up comedy bertajuk Mens Rea.
Kali ini, laporan dibuat oleh ulama asal Banten bernama KH Matin Syarkowi.
Ia bersama rombongan mendatangi Polda Metro Jaya, Jakarta Selatan, Kamis (22/1/2026) malam.
KH Matin Syarkowi dalam kesempatannya menyebut, pelaporan terkait salah satu materi Mens Rea yang membahas salat.
"Dia mengatakan dalam narasi itu bahwa orang yang tidak pernah bolong salatnya alias rajin, apakah otomatis, kira-kira begitu ya, menjadi orang baik? Jawab dia 'enggak' gitu tapi bisa disebut orang rajin," tuturnya kepada Tribunnews.com.
Menurut Matin, dalam keyakinan umat Islam, orang yang konsisten menjalankan salat diyakini sebagai orang baik karena salat menjadi fondasi akhlak.
Analogi yang dibangun Panji dinilai tidak sepadan dan mengarah pada pelecehan terhadap ibadah.
"Hadirin tertawa itu artinya sedang menertawakan perumpamaan orang yang rajin salat belum tentu baik dan goblok," ucap dia.
KH Matin Syarkowi mengatakan, ibadah tidak bisa dijadikan lelucon atas alasan apapun.
"Atas dasar apa Pandji menyatakan orang seperti itu (rajin salat) belum tentu baik? Kalau keyakinan kami sebagai umat Islam, itu pasti baik," ucap dia.
KH Matin Syarkowi menambahkan, tujuan pelaporan tidak sepenuhnya terkait pidana.
Ia membuka peluang agar bisa bertemu Pandji Pragiwaksono untuk secara langsung mendengarkan klarifikasi.
Terlepas dari berita di atas, siapa KH Matin Syarkowi?
Baca juga: Lagi, Pandji Pragiwaksono Dipolisikan terkait Materi Mens Rea, Kapan Diperiksa?
Profil KH Matin Syarkowi
Berdasarkan penelusuran Tribunnews.com, KH Matin Syarkowi merupakan ulama kelahiran Serang, Banten, pada 12 Februari 1967. Ia kini berusia 59 tahun.
Baca tanpa iklan