News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Perampokan Sadis di Boyolali

Kasus Perampokan di Boyolali, Polisi Identifikasi Pelaku

Editor: Glery Lazuardi
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Ringkasan Berita:

  • Perampokan sadis di rumah Purwanto, bos sate di Dukuh Pengkol, Karanggede, Boyolali, Kamis (29/1/2026), menewaskan anak berusia 6 tahun dan melukai istrinya, Daryanti (34). 
  • Polisi menduga pelaku tunggal bersenjata tajam, sementara motor dan perhiasan korban raib. 
  • Hingga kini, Polres Boyolali masih memburu pelaku dan menelusuri jejak di sekitar lokasi kejadian.

TRIBUNNEWS.COM - Polres Boyolali mulai mengidentifikasi pelaku perampokan di rumah Purwanto, bos sate di Dukuh/Desa Pengkol, Kecamatan Karanggede, Boyolali, Kamis (29/1/2026) sore. 

Perampokan disertai kekerasan membuat geger warga setempat. Seorang bocah berusia 6 tahun ditemukan tewas. Sementara itu, Daryanti ibunya berada dalam kondisi kritis. 

Kapolres Boyolali AKBP Indra Maulana menduga pelaku beraksi seorang diri membawa senjata tajam untuk melukai korban. 

“Untuk pelaku diindikasikan sejumlah satu orang pelaku. Diduga pelaku menggunakan senjata tajam untuk melukai korban,” kata dia pada Kamis (29/1/2026).

 Hingga kini, upaya pengejaran masih dilakukan. Dia menjelaskan pihaknya belum dapat mengungkapkan identitas pelaku.

“Untuk terduga pelaku saat ini masih dalam proses lebih lanjut. Kami sedang melakukan pendalaman dan pengejaran terhadap terduga pelaku,” ungkap Indra.

Baca juga: Sosok Purwanto, Bos Sate Kambing Korban Perampokan di Boyolali, Punya Rumah Mewah Tengah Kebun Jati

Barang Hilang dalam Perampokan

Sejumlah barang dikabarkan raib dalam kasus pencurian dengan kekerasan (curas) yang terjadi di Dukuh Pengkol, Desa Pengkol, Kecamatan Karanggede, Kabupaten Boyolali, Kamis (29/1/2026).

Ngatirin, kakak ipar sekaligus paman korban, mengaku belum mengetahui secara pasti barang apa saja yang hilang dari rumah keluarga Purwanto.

Namun, berdasarkan pengamatan awal, terdapat beberapa barang yang diduga kuat dibawa kabur pelaku.

“Hanya sekilas, yang tidak ada itu sepeda motor sama perhiasan yang biasa dipakai korban,” ujar Ngatirin saat ditemui di lokasi kejadian.

Ngatirin merupakan orang pertama dari pihak keluarga yang datang ke rumah korban setelah mendapat kabar dari Purwanto, suami korban, yang saat kejadian berada di Kalimantan Barat.

Ia juga menjadi orang pertama yang menolong korban luka, Daryantisebelum dibawa ke RSUD Simo untuk mendapatkan perawatan medis.

Sementara itu, pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan.

Polres Boyolali belum merilis secara resmi daftar barang yang hilang dalam peristiwa perampokan tersebut. 

“Barang yang hilang untuk saat ini teridentifikasi satu unit kendaraan bermotor milik korban,” kata Kapolres Boyolali.

Baca juga: Perampokan di Boyolali, Purwanto Bos Sate Kambing dan Anak Sulungnya Selamat dari Maut

Awal Mula Kasus Perampokan Diketahui

Perampokan disertai kekerasan di Dukuh Pengkol, Desa Pengkol, Kecamatan Karanggede, Kabupaten Boyolali, Kamis (29/1/2026), membuat geger warga setempat.

Suasana mencekam terlihat dari kondisi rumah korban yang dikelilingi kebun jati dan berjarak cukup jauh dari rumah tetangga.

Ngatirin, paman korban, mengaku pertama kali mendapat kabar dari Purwanto, suami korban, yang saat kejadian berada di Kalimantan Barat. Ia bergegas menuju rumah dan mendapati Daryanti (34), istri Purwanto, dalam kondisi luka parah. Sementara anak korban yang berusia 6 tahun ditemukan tewas mengenaskan di dalam rumah.

“Awalnya saya dihubungi Purwanto, lalu saya datang ke rumah. Saat sampai, saya kaget karena Daryanti sudah terluka parah,” ungkap Ngatirin.

Kepala Dusun Pengkol, Sarjono, menyebut dirinya mendapat informasi sekitar pukul 15.30 WIB. Saat tiba di lokasi, warga sudah berkerumun dan aparat kepolisian dari Polsek maupun Polres Boyolali telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP).

“Ibunya sudah dibawa ke rumah sakit, sementara anak yang meninggal adalah anak kedua dari keluarga tersebut,” ujar Sarjono.

Peristiwa berdarah ini tidak diketahui warga sekitar karena rumah korban terbilang besar, berpagar, dan berjauhan dengan tetangga. Hanya ada satu rumah tetangga yang berjarak sekitar 20 meter, sehingga tidak ada yang mendengar teriakan saat kejadian.

Hingga kini, polisi masih menyelidiki kasus perampokan sadis tersebut. Ratusan warga tampak memadati rumah korban, banyak di antaranya menangis sedih atas tragedi yang menimpa keluarga Purwanto.

Korban Daryanti dikenal sebagai istri pengusaha kuliner sate kambing di Singkawang, Kalimantan.

Tim kepolisian kini tengah mengumpulkan keterangan saksi dan menelusuri jejak pelaku di sekitar lokasi kejadian.

Diberitakan sebelumnya, perampokan sadis terjadi di rumah megah milik Purwanto. Dalam peristiwa tersebut, anak Purwanto yang masih berusia 6 tahun ditemukan tewas mengenaskan dalam kondisi bersimbah darah di dalam rumah.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini