News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Ramadan 2026

Mendagri Tito Pastikan Stok Pangan di Aceh Aman Jelang Ramadan

Penulis: Chaerul Umam
Editor: Glery Lazuardi
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

STOK PANGAN ACEH- Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian memastikan, stok pangan di Provinsi Aceh dalam kondisi sangat mencukupi jelang bulan Ramadan. Hal itu disampaikannya kepada wartawan, usai menghadiri kunjungan kerja Pimpinan MPR RI di Banda Aceh, Selasa (10/2/2026). (Tribunnews.com/ Chaerul Umam)

TRIBUNNEWS.COM - Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian memastikan stok pangan di Provinsi Aceh dalam kondisi sangat mencukupi menjelang bulan Ramadan.

Hal itu disampaikannya usai menghadiri kunjungan kerja Pimpinan MPR RI di Banda Aceh, Selasa (10/2/2026).

“Pangan sangat cukup. Saya sudah cek Bulog, stoknya aman,” kata Tito.

Meski demikian, Tito menyoroti beberapa wilayah pegunungan yang perlu perhatian khusus, salah satunya Kabupaten Bener Meriah.

Stok pangan di daerah tersebut sempat hanya 500 ton sehingga diminta segera ditambah.

Menurut Tito, daerah pegunungan seperti Bener Meriah, Aceh Tengah, Gayo Lues, serta wilayah lain seperti Sibolga dan Nias memiliki kerentanan logistik saat terjadi bencana.

Dalam kondisi normal, cadangan pangan di daerah tersebut hanya cukup untuk dua hingga tiga hari.

Karena itu, Tito meminta Bulog dan Badan Pangan Nasional meningkatkan stok hingga mencukupi kebutuhan selama tiga bulan.

Ia menegaskan pemerintah pusat memiliki mekanisme respons cepat jika terjadi gangguan distribusi akibat bencana.

“Stok cukup, dan pemerintah pusat siap bergerak cepat bila ada kendala,” tandasnya.

Baca juga: Jadwal Imsakiyah Ramadan 2026 Medan, Padang dan Palembang, Lengkap Selama Sebulan 

Pemerintah Siapkan Stimulus Bantuan Pangan Rp 11,92 T

Pemerintah menyiapkan stimulus bantuan pangan senilai Rp 11,92 triliun untuk memperkuat daya beli masyarakat dan menjaga konsumsi domestik selama Ramadan dan Idul Fitri 2026.

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan, bantuan ini merupakan bagian dari strategi memperkuat sisi permintaan (demand side) di tengah momentum musiman yang biasanya mendorong aktivitas ekonomi nasional.

“Pemerintah menyalurkan bantuan pangan berupa 10 kg beras dan 2 liter minyak goreng selama dua bulan,” ujar Airlangga dalam konferensi pers di Stasiun Gambir, Jakarta Pusat, Selasa (10/2/2026).

Program ini ditargetkan menyasar 35,04 juta keluarga penerima manfaat (KPM), terutama kelompok desil 1 hingga desil 4 atau masyarakat berpendapatan rendah hingga menengah bawah.

Airlangga menegaskan, bantuan pangan diharapkan mampu menjaga daya beli sekaligus memastikan stabilitas konsumsi rumah tangga selama Ramadan dan Lebaran.

Penyaluran akan dimulai pada Februari 2026 dengan dukungan pemerintah daerah serta kementerian dan lembaga terkait untuk memastikan kelancaran distribusi.

“Koordinasi lintas sektor menjadi kunci agar program stimulus ini berjalan efektif dan tepat sasaran,” tandasnya.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini