"Itu kode saja penyebutannya," ujar Aditya, Selasa, dikutip dari TribunSolo.com.
Jasad Masih Utuh
Kepala Pelaksana BPBD Karanganyar, Hendro Prayitno, mengungkapkan korban ditemukan oleh relawan gabungan yang melakukan pencarian mandiri.
Menurutnya, kondisi korban saat ditemukan dalam keadaan meninggal dunia dan dikenali sebagai Yazid.
Saat ditemukan, jasad korban masih dalam kondisi utuh.
"Betul, Yazid. Alhamdulillah jasadnya masih utuh. Informasinya ada sepatu dan kaos kaki yang mungkin terbawa arus," ungkapnya, Selasa.
Hasil koordinasi dengan keluarga, jenazah lalu dibawa ke RSUD Karanganyar setelah proses evakuasi selesai.
Ditemukan saat Ibunda Umrah
Rustiningsih, ibunda Yazid, kini masih menjalankan ibadah umrah di Tanah Suci.
Ibunda Yazid berangkat umrah pada 3 Februari 2026 lalu.
Kabar terkait ibunda Yazid yang tengah menjalankan ibadah umrah itu pun dibenarkan oleh kakak perempuan korban.
"Iya betul, ibu lagi umrah," kata Asytari Fauziah, masih dari TribunSolo.com.
Sementara itu, tetangga korban mengaku sempat mendengar Rustiningsih berangkat ke Tanah Suci selain untuk menjalankan ibadah umrah juga untuk mendoakan agar anaknya bisa segera ditemukan.
"Iya, saya dapat cerita dari ibu saya yang sempat ngobrol dengan beliau. Beliau berangkat umrah tanggal 3 kemarin, salah satunya bernazar doa di sana agar Yazid segera ditemukan," kata tetangga Yazid.
"Sekarang beliau masih di sana," tambah dia.
Momen Pemakaman
Para pelayat memadati lokasi pemakaman jenazah Yazid Ahmad Firdaus di Pemakaman Gawanan, Kecamatan Colomadu, Karanganyar, Selasa (10/2/2026) malam.
Jenazah tiba di rumah duka pukul 20.03 WIB.
Baca tanpa iklan