News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Kelompok Bersenjata di Papua

2 Aksi TPNPB-OPM: Tembaki Pesawat di Boven Digoel dan Warga Sipil di Yahukimo

Editor: Erik S
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

ILUSTRASI PENEMBAKAN- Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat Organisasi Papua Merdeka (TPNPB-OPM) kembali membuat ulah di wilayah Papua.

TRIBUNNEWS.COM, YAHUKIMO- Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat Organisasi Papua Merdeka (TPNPB-OPM) kembali membuat ulah di wilayah Papua.

Setelah memberondong tembakan ke pesawat, TPNPB-OPM menembak warga sipil.

Penembakan terhadap warga sipil tersebut terjadi di Kampung Moruku, Jln Poros Logpon, Distrik Dekai, Kabupaten Yahukimo, Provinsi Papua Pegunungan, Kamis (12/2/2026) sekitar pukul 09.00 WIT.

Gangguan tembakan oleh OPM terhadap Suwono saat mengendarai mobil tangki air saat menuju ke Dermaga Logpon.

Kabarnya teror penembakan dilakukan oleh Kelompok OPM Kodap XVI Yahukimo. 

Menurut saksi di lokasi, ia mendengar bunyi tembakan sebanyak 1 kali dari arah sebelah kiri dimana pada, saat itu juga saksi mengetahui bahwa tembakan tersebut mengenai korban sehingga langsung menancap gas menuju ke arah Dermaga Logpon.

KORBAN PENEMBAKAN- TPNPB-OPM kembali terjadi di Kabupaten Yahukimo, Provinsi Papua Pegunungan, Kamis (12/2/2026) sekitar pukul 09.00 WIT. Korban saat dirawat di RSUD Dekai


 
Saksi bersama korban tiba di Pos KP3 Logpon dan melaporkan kejadian tersebut kepada Aipda Sitanggang (Kapospol KP3 Logpon).

Aipda Sitanggang melaporkan kejadian tersebut ke Piket Penjagaan Polres Yahukimo Via Telephone. 

Aparat Gabungan Kepolisian dipimpin Iptu Samuel Yunus, Kasat Intelkam Polres Yahukimo bergerak menuju Pos KP3 Logpon kemudian mengevakuasi korban ke RSUD Dekai.

Korban diberikan penanganan medis dan saat ini dalam kondisi sadar.

Tembaki Pesawat

TPNPB-OPM menyatakan bertanggung jawab atas penembakan pesawat Smart Air PK-SNR di Kabupaten Boven Digoel, Papua Selatan, Rabu (11/2/2026). 

Dua orang tewas yakni pilot dan kopilot akibat penyerangan tersebut.

Baca juga: 7 Eks Anggota TPNPB OPM Kodap Sinak Nyatakan Ikrar Setia Kembali ke NKRI

Komandan Operasi TPNPB Kodap XVI Kopi Tua Heluka bersama Komandan Batalion Peres Marom mengklaim bertanggung jawab atas serangkaian aksi kekerasan di wilayah Korowai, Kabupaten Boven Digoel, Papua Selatan.

Pernyataan tersebut disampaikan dalam pesan video yang beredar pada 11 Februari 2026.

Halaman
12
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini