News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Siapa Identitas PJ Tersangka Penendang Kucing di Blora? Ini Jawaban Kapolres

Editor: Erik S
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

TRIBUNNEWS.COM, BLORA - Polres Blora tidak menampilkan PJ (69), tersangka penganiayaan kucing di Kabupaten Blora, Jawa Tengah.

Hal itu mengacu kepada aturan Kitab Undang-Undang Hukum Acara Pidana (KUHAP) yang baru.

Kapolres Blora, AKBP Wawan Andi Susanto meminta agar masyarakat memahami aturan tersebut.

"Kalau aturan di KUHAP seperti itu kan kita enggak bisa menyalahi aturan KUHAP," kata AKBP Wawan Andi Susanto, Jumat (13/2/2026).

AKBP Wawan Andi Susanto menjelaskan PJ merupakan pensiun ASN dan bekerja sebagai advokat.

"Inisial saja lah, PJ. Iya pensiunan ASN dari Pemda Kabupaten Blora. (Kabarnya dia juga seorang advokat ya?) Infonya seperti itu," jelasnya.

Baca juga: Pensiunan ASN Penendang Kucing Ditetapkan Jadi Tersangka, Terancam 1 Tahun Penjara

PJ secara resmi telah ditetapkan sebagai tersangka kasus menendang kucing Mintel di Lapangan Kridosono Blora.

"Ya jadi tadi pagi penyidik melakukan gelar perkara.  Dan menetapkan saudara PJ sebagai tersangka. Nah, nanti tindak lanjut kami akan segera melengkapi berkas untuk segera bisa dilimpahkan ke Jaksa Penuntut Umum," terangnya.

Lebih lanjut, pihaknya menyampaikan ada beberapa alat bukti yang telah dikumpulkan dalam kasus penendangan kucing. Baik dari tangan pemilik kucing dan dari pelaku penendang kucing.

"Jadi, alat bukti ada beberapa yang sudah kita amankan. Satu buah flash disk yang berisi rekaman video. Terus screenshot postingan video tersebut. Terus, tali yang untuk tuntun kucing."

"Terus sepatu, celana training, terus kaos, topi, yang dipakai pelaku pada saat itu," jelasnya.

AKBP Wawan mengatakan selain mengamankan alat bukti, ada 10 saksi yang diperiksa.

"Dan kami juga sudah memeriksa saksi kurang lebih 10 orang dengan dua saksi ahli. Selain pelaku, dan pemilik kucing, ada saksi yang ada di TKP juga kami periksa,"

"Untuk tindak lanjut ke depan ya itu penyidik akan segera melengkapi berkas untuk bisa segera di limpahkan ke JPU," jelasnya.

Adapun PJ terancam pidana penjara maksimal satu tahun.

Halaman
12
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini