TRIBUNNEWS.COM - Aksi tindak kekerasan dengan korban perempuan kembali terjadi.
Kali ini, seorang mahasiswi semester 8 Fakultas Syariah Ilmu Hukum Universitas Islam Negeri (UIN) Sultan Syarif Kasim (Suska) Riau, Pekanbaru, Riau dianiaya pakai sajam oleh teman kuliahnya.
Kasus terbaru ini menambah panjang kasus kekerasan terhadap perempuan.
Komnas Perempuan pada tahun 2025 mencatat ada 4.472 kasus kekerasan terhadap perempuan.
Aksi penganiayaan ini terjadi saat korban yang bernama Faradilla Ayu Pramesti (23) tengah bersiap mengikuti ujian munaqosah di ruangan fakultas, Kamis (26/2/2026) pagi, sekira pukul 08.00 WIB.
Munaqosah merupakan sidang evaluasi atau ujian akhir atau ujian skripsi di kampus-kampus tertentu.
Seorang mahasiswa yang menyaksikan aksi pembacokan, Aisyah mengatakan, korban dibacok oleh pelaku bernama Rayhan Mufazar (22) saat berada di dalam ruang sidang.
"Di dalam ruang sidang itu sudah dikapaknya, kebetulan belum mulai sidangnya, keluar sudah berdarah, orang lain nggak ada yang berani menolong," ujarnya, dikutip dari TribunPekanbaru.com.
Setelah sempat disandera, korban akhirnya bisa diselamatkan oleh petugas keamanan kampus.
"Korbannya sudah dibawa ke RS Bhayangkara, pelaku juga sudah ditangkap tadi," ujar Aisyah.
Dugaan Motif
Pihak kepolisian pun masih melakukan pendalaman terkait motif.
Baca juga: Kronologi Mahasiswi UIN Suska Riau Dibacok Jelang Sidang Skripsi, Diduga Motif Asmara
Namun, menurut teman korban, Santi, aksi diduga dipicu oleh masalah asmara.
Santi mengatakan, keduanya sempat menjalani Kuliah Kerja Nyata (KKN) di tempat yang sama.
Pelaku pun disebut selalu mengejar cinta korban, tapi selalu ditolak.
"Nggak ada hubungan apa-apa, tapi pelaku emang sudah lama suka sama kakak tu (korban) mulai dari pas KKN," ujar Santi kepada TribunPekanbaru.com.
Baca tanpa iklan