TRIBUNNEWS.COM - Seorang kepala desa di wilayah Kabupaten Bogor, Jawa Barat, viral lewat media sosial.
Ia ketahuan meminta Tunjangan Hari Raya (THR) kepada pengusaha dan donatur lewat selebaran surat.
Surat tersebut apa akhirnya viral setelah diunggah sejumlah akun media sosial.
Berikut isi suratnya:
Assalamualaikum Wr.Wb
Teriring Doa Mudah-mudahan kita semua selalu dalam lindungan Tuhan Yang Maha Esa dan mendapat limpahan Rahmat dan Hidayah, amin.
Baca juga: Tanggapi Polemik THR Pekerja Swasta Kena Pajak, Menkeu Purbaya: Protes Langsung ke Bosnya
Berkenaan dengan adanya Hari Raya idul Fitri 1447 H/2026 M. Pegawai Pemerintahan Desa (sensor) kira nya kami mohon bantuan dan perhatiannya dari para Pengusaha/Donatur dan Dermawan yang berada di (sensor) cara materi atau pun bentuk lainya, atas perhatian dan kebijakan yang diberikan dapat membantu kami dalam kebutuhan Hari Raya Idul Fitri 1447 H/2026 M dengan jumlah 15 (Lima Belas) orang Pegawai Desa dan 25 (Dua Puluh Lima) Orang Anggota Linmas.
Demikian Surat permohonan ini kami sampaikan atas perhatian serta bantuannya kami ucapkan terima kasih
Wa'alaikum salam Wr.Wb
Surat tersebut ditandatangani oleh Kepala Desa Jampang, Wawan Hermawan lengkap dengan cap resmi dan kop Pemerintah Kabupaten Bogor, Kecamatan Kemang.
Siapa Sosok Wawan Hermawan
Berdasarkan penelusuran Tribunnews.com, Wawan Hermawan Kades Jampang petahana yang kembali menang dalam Pilkades serentak.
Ia kemudian dilantik menjadi kades periode 2020-2028.
Dikutip dari jampang.digitaldesa.id, Wawan Hermawan memiliki titel A.Md (Ahli Madya), gelar vokasi yang diberikan kepada lulusan program pendidikan Diploma Tiga (D3) di Indonesia.
Wawan Hermawan diketahui memiliki visi mewujudkan Desa Jampang yang maju, sejahtera, dan berdaya saing, dengan lingkungan yang lestari.
Baca juga: 3 Desa di Jawa Tengah Bagi-bagi THR Lebaran ke Warga, Tiap KK di Bonyokan Klaten Dapat Rp 150 Ribu
Untuk mewujudkan visi tersebut, saya memiliki beberapa misi, di antaranya adalah meningkatkan kualitas sumber daya manusia, mengembangkan potensi ekonomi lokal, serta meningkatkan kualitas pelayanan publik.
Baca tanpa iklan