News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

5 Populer Regional: Sosok Kapolsek Kaliwungu Dikeroyok Warga - Pengadaan Meja Biliar DPRD Sumsel

Penulis: Endra Kurniawan
Editor: Sri Juliati
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

TRIBUNNEWS.COM - Populer regional dimulai dari sosok AKP Nindya Putra Wahyu.

Ia merupakan Kapolsek Kaliwungu Kendal, Jawa Tengah, yang dikeroyok warga pada Minggu (8/3/2026) sekitar pukul 03.30 WIB.

AKP Nindya menjadi bulan-bulanan warga saat hendak hendak membubarkan aksi tawuran.

Kemudian ada viralnya kabar pengadaan meja biliar Rp486 juta.

Belakangan terungkap, usulan tersebut datang dari dari pimpinan DPRD Sumsel.

Keduanya adalah Ketua DPRD Sumsel sekaligus ketua umum Pengurus  Provinsi Persatuan Olahraga Biliar Seluruh Indonesia (Pengprov POBSI) Sumsel, Andie Dinialdie dan wakil ketua Ilyas Panji.

Berikut rangkuman berita populer regional selengkapnya selama 24 jam di Tribunnews.com:

1. Sosok AKP Nindya Putra Wahyu, Kapolsek Kaliwungu yang Dikeroyok Warga saat Patroli Sahur

KAPOLSEK DIKEROYOK - 
AKP Nindya Putra Wahyu Nugroho, Kapolsek Kaliwungu, menjadi korban pengeroyokan saat membubarkan dugaan tawuran remaja di Jalan Desa Krajan Kulon, Minggu dini hari. (HO/IST)

Kapolsek Kaliwungu Kendal, AKP Nindya Putra Wahyu Nugroho, menjadi korban pengeroyokan saat hendak membubarkan aksi tawuran.

Peristiwa ini terjadi di Jalan Desa Krajan Kulon Kaliwungu pada Minggu (8/3/2026) sekitar pukul 03.30 WIB.

Kapolsek Kaliwungu bersama sejumlah anggota kepolisian diduga menjadi korban pengeroyokan oleh sekelompok pemuda saat melakukan patroli keamanan di wilayah Kaliwungu. 

Insiden tersebut terjadi di sekitar depo ban di sebuah tikungan dan sempat terekam dalam video yang kemudian beredar di media sosial.

Peristiwa bermula ketika jajaran Polsek Kaliwungu melakukan patroli untuk mengamankan kegiatan ngangklang, tradisi membangunkan warga untuk sahur selama bulan Ramadan. 

Kegiatan tersebut biasanya dilakukan dengan menggunakan alat musik tradisional seperti kentongan, angklung, hingga panci.

Saat patroli berlangsung, petugas juga menerima laporan mengenai adanya dua kelompok remaja yang diduga akan terlibat tawuran di sekitar lokasi. 

Polisi kemudian mendatangi area tersebut untuk membubarkan kerumunan.

Halaman
1234
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini