News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Motif Wanita Dimutilasi Suami-Ibu Angkat di Samarinda, Jakpar dan Rusmini Dendam Difitnah Selingkuh

Penulis: Endra Kurniawan
Editor: Suci BangunDS
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

 

TRIBUNNEWS.COM - Kasus mutilasi kembali terjadi di Indonesia.

Terbaru, seorang wanita bernama Suimih (35) tewas dimutilasi oleh suami siri dan ibu angkatnya sendiri.

Identitas kedua tersangka diketahui masing-masing Jakpar alias Wahyu (53) dan Rusmini (56).

Adapun motif mutilasi di Samarinda dilatarbelakangi dendam.

Jakpaar dan Rusmini sakit hati dituduh berselingkuh oleh korban.

Berikut informasi lengkap terkait kasus mutilasi di Samarinda, dirangkum dari TribunKaltim.co, Selasa (24/3/2026):

Kronologi Penemuan Potongan Tubuh

MUTILASI DI SAMARINDA - Penemuan 7 potongan tubuh manusia di Gang Nawasari, Samarinda, Kalimantan Timur, Sabtu (21/3/2026). Pelaku mutilasi ternyata suami siri dan mak comblang korban. (TRIBUNKALTIM.CO/Gregorius Agung Salmon)

Kasus ini terbongkar berawal dari anak-anak kecil sedang asyik bermain di Gang Nawasari, jalan Gunung Pelanduk, RT 13, Kelurahan Sempaja Utara, Kecamatan Samarinda Utara, Kota Samarinda, Kalimantan Timur, Sabtu (21/3/2026) pukul 13.30 WITA.

Mereka menemukan potongan tubuh manusia di area tanah lapang yang dipenuhi rimbunan semak-semak.

Penemuan tersebut, lantas dilaporkan ke warga sekitar dilanjutkan ke kepolisian.

Pamapta I Polresta Samarinda, Ipda Mat Bahri menjelaskan, potongan tubuh disebar ke dua titik yang berdekatan.

Potongan tubuh dibungkus karung sehingga tidak langsung terlihat dari luar.

"Ada tujuh potongan tubuh. Kepala ditemukan utuh bersama tubuh bagian atas, dan dua kaki, dua tangan, paha, dan badan terpisah," urai Ipda Mat Bahri.

Baca juga: Kasus Pembunuhan dan Mutilasi di Samarinda: Potongan Tubuh Ditemukan Terpisah, Dua Pelaku Ditangkap

Kedua Tersangka Diamankan

Tak butuh waktu lama polisi berhasil menangkap kedua tersangka di balik kasus mutilasi ini.

Penangkapan diawali dengan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan meminta keterangan sejumlah saksi.

Halaman
12
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini