News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Sosok dan Pengakuan Pria yang Berhasil Adang Rombongan Presiden Prabowo di Magelang

Editor: Theresia Felisiani
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

 

TRIBUNNEWS.COM, MAGELANG -  Seorang pria tiba-tiba menerobos iring-iringan Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto.

Aksi nekat tersebut dilakukan saat Presiden Prabowo menghadiri peresmian pabrik perakitan kendaraan komersil berbasis listrik PT VKTR Sakti di Magelang pada Kamis (9/4/2026) kemarin. 

Pria tersebut berhasil menyerahkan berkas aduan ke tangan Presiden Prabowo.

Dia nekat melakukan hal itu karena merasa tidak mendapat keadilan dengan perbankan. 

Pria tersebut adalah, Asep Harso Tarmungkas, Warga Desa Tempuran, Kecamatan Tempuran, Kabupaten Magelang.

Baca juga: Prabowo: 2028, Indonesia Akan Produksi Sedan Listrik Besar-besaran

"Jadi kami tadi menuliskan surat untuk Pak Prabowo, pada intinya menuntut keadilan dengan perbankan pemerintah yang tidak mau menyelesaikan perkara piutang almarhumah istri saya yang sudah lama dan terus dikenakan administrasi," Jelas Asep Harso Tarmungkas saat dihubungi melalui telepon. 

 

Rumah terancam eksekusi

Bahkan, lanjut Asep, perbankan berulang kali mengancam akan mengeksekusi rumahnya untuk dilelang yang digunakan sebagai agunan jika piutang istrinya tersebut tidak dibayarkan.

"Padahal kami berulang kali menyampaikan kepada perbankan tersebut, piutang istrinya suah diasuransikan sehingga jika terjadi bencana alam atau meninggal dianggap lunas, namun permohonan tersebut selalu diabaikan oleh perbankan," imbuhnya.

PERESMIAN - Presiden Prabowo Subianto saat memberikan kata sambutan di sela-sela peresmian pabrik perakitan kendaraan komersial berbasis listrik PT VKTR Sakti Industries di Magelang, Jawa Tengah, Kamis (9/4/2026). Presiden Prabowo berharap industri kendaraan listrik nasional mampu melahirkan perusahaan-perusahaan unggulan yang dapat bersaing di tingkat global. TRIBUNNEWS/HO/BPMI SETPRES/Kris (BPMI SETPRES/)

 

Tuntut hak asuransi piutang

Saat dikonfirmasi perbankan yang dimaksud, Asep enggan menyebutkan secara detail. 

Meski demikian, kronologi kejadian sudah dituangkan melalui surat yang sudah tertulis kepada presiden tersebut.

"Ya kami menaruh harapan besar kepada Bapak Presiden supaya bisa membela rakyat dengan seadil-adilnya, karena kami juga menuntut hak atas pembayaran asuransi piutang yang dikenakan setiap bulan," harapnya.

 

Artikel ini telah tayang di TribunJogja.com dengan judul Demi Keadilan, Seorang Warga Nekat Adang Iring Iringan Presiden

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini