Dalam situs batubarakab.go.id, nama Baharuddin Siagian tercatat sebagai Bupati Batu Bara kesebelas.
Kabupaten Batu Bara resmi dibentuk berdasarkan UU Nomor 5 Tahun 2007 tentang Pembentukan Kabupaten Batu Bara. Kabupaten ini adalah hasil pemekaran dari Kabupaten Asahan.
Peresmian Kabupaten Batu Bara ini, dilakukan pada tanggal 15 Juni 2007.
Saat ini, Kabupaten Batu Bara dipimpin oleh Buharuddin sejak 20 Februari 2026 sampai sekarang.
Ia menjabat sejak 20 Februari 2025 setelah dilantik Presiden Prabowo Subianto di Istana Negara, Jakarta.
Baca juga: Akses Kesehatan Membaik, Ratusan Puskesmas Pembantu di Sumatra Kembali Beroperasi
Dikutip dari Wikipedia, Baharuddin Siagian lahir pada 16 Juni 1966. Tahun ini, ia akan berusia 70 tahun.
Sebelum dilantik sebagai Bupati, ia pernah menjabat sebagai Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Provinsi Sumatra Utara periode 2023–2024.
Pada tahun 2024, Baharuddin mengikuti kontestasi pemilihan kepala daerah.
Saat itu, ia berhasil memenangkan Pilbup Batu Bara 2024 bersama wakilnya Syafrizal dengan perolehan suara sebanyak 81.358 suara sah (41,49 persen dari total suara sah).
Disinggung soal Wacara Pemekaran Wilayah jadi Sumatra Pantai Timur
Baru-baru ini, Gubernur Sumut Bobby Nasution menyentil Baharuddin Siagian di hadapan Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian, Rabu (22/4/2026).
Hal itu, berkaitan persoalan isu gerakan politik mengubah Kabupaten menjadi Provinsi Sumatra Timur.
Bobby pun meminta Bupati Batu Bara untuk hati-hati dalam pembahasan pemekaran daerah.
"Jadi hati-hati juga pak Bahar (Bupati). Takut bukan malah berkembang tapi hilang pulak nanti takutnya kalau disatukan dengan Asahan gak enak juga. Bukan mekar tapi malah menciut," jelasnya.
Apalagi, kata Bobby, saat ini kondisi keuangan daerah juga harus jadi pertimbangan utuk pemekaran.
Baca tanpa iklan