News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Rudy Susmanto Jadikan CFD Tegar Beriman Penggerak Ekonomi dan Sosial Masyarakat

Editor: Content Writer
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

CFD TEGAR BERIMAN - Program Car Free Day (CFD) Tegar Beriman yang digagas Bupati Bogor, Rudy Susmanto, terus menunjukkan dampak signifikan dari berbagai aspek. Mulai dari ekonomi, pelayanan publik, edukasi, kesehatan, hingga lingkungan.

TRIBUNNEWS.COM - Program Car Free Day (CFD) Tegar Beriman yang diinisiasi oleh Bupati Bogor, Rudy Susmanto, terus menunjukkan dampak signifikan di berbagai sektor, mulai dari ekonomi, pelayanan publik, edukasi, kesehatan, hingga lingkungan.

Sepanjang April 2026, kawasan ini tidak hanya dimanfaatkan sebagai ruang berolahraga, tetapi juga telah berkembang menjadi pusat aktivitas masyarakat yang produktif dan terintegrasi.

Dari sisi ekonomi, CFD Tegar Beriman mencatat performa yang sangat impresif. Berdasarkan data Dinas Perdagangan dan Perindustrian, perputaran uang dari aktivitas Pedagang Kaki Lima (PKL) mencapai puncaknya pada 19 April 2026 dengan omzet sebesar Rp90,7 juta.

Angka tersebut meningkat tajam dibandingkan pekan sebelumnya yang berada di kisaran Rp66,5 juta. Kenaikan ini juga berdampak langsung pada pendapatan pedagang, dengan rata-rata omzet individu menyentuh Rp697 ribu.

Pertumbuhan ini didorong oleh meningkatnya jumlah pedagang, dari 130 orang di awal bulan menjadi 149 pedagang pada pekan ketiga. Sektor kuliner masih mendominasi lebih dari 90 persen aktivitas perdagangan, dengan kategori makanan ringan dan minuman menjadi penyumbang terbesar.

Kondisi ini menegaskan bahwa CFD tidak hanya menjadi ruang olahraga, tetapi juga destinasi wisata kuliner yang menggerakkan ekonomi mikro masyarakat.

Selain sebagai pusat pergerakan ekonomi, CFD Tegar Beriman juga berkembang menjadi ruang pelayanan publik terpadu. Berbagai layanan pemerintah dihadirkan langsung untuk memudahkan masyarakat.

Layanan administrasi kependudukan menjadi yang paling diminati dengan jumlah pemohon mencapai 354 orang dalam satu hari. Sementara itu, layanan pembayaran Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) mencatat nilai transaksi hingga Rp2,2 juta.

Pemerintah Kabupaten Bogor juga mendorong literasi dan akses digital masyarakat. Fasilitas WiFi gratis di kawasan CFD dimanfaatkan oleh lebih dari 1.000 pengguna pada pekan ketiga April. Di sisi lain, layanan perpustakaan “Pustaka Ceria” turut mengalami peningkatan kunjungan hingga 220 orang, termasuk lonjakan pendaftaran anggota baru dalam waktu singkat.

Dalam bidang kesehatan, CFD Tegar Beriman menghadirkan layanan cek kesehatan gratis yang menjangkau ratusan warga setiap pekan. Pemeriksaan meliputi pengecekan fisik hingga skrining penyakit tidak menular. Selain itu, kegiatan donor darah yang bekerja sama dengan PMI juga rutin digelar, dengan partisipasi donor mencapai puluhan orang setiap pekannya.

Tidak hanya berdampak sosial dan ekonomi, pelaksanaan CFD juga terbukti memberikan manfaat ekologis yang signifikan. Data Dinas Lingkungan Hidup menunjukkan adanya penurunan drastis tingkat polusi udara selama kegiatan berlangsung.

Partikel debu turun dari 88,36 menjadi 31,61, sementara tingkat kebisingan berkurang dari 71,41 dB menjadi 56,72 dB. Emisi gas berbahaya seperti nitrogen dioksida (NO₂) dan sulfur dioksida (SO₂) juga mengalami penurunan tajam.

Baca juga: Pemkab Bogor Sukses Bangun 156,44 Hektare Hutan Kota dengan 45.152 Pohon dalam 4 Bulan

Program ini juga berperan penting dalam mendorong pertumbuhan UMKM lokal. Data Dinas Koperasi dan UMKM mencatat omzet pelaku usaha mencapai Rp39,1 juta pada awal April, dengan rata-rata pendapatan tertinggi per pelaku usaha mencapai Rp 1 juta lebih. Jumlah pelaku UMKM yang terlibat pun meningkat dari 30 menjadi 40 peserta dalam satu bulan.

lihat foto

Berikan Manfaat Nyata untuk Masyarakat

Sekretaris Daerah Kabupaten Bogor, Ajat Rochmat Jatnika, menegaskan bahwa pelaksanaan Car Free Day (CFD) di kawasan Tegar Beriman tidak hanya sekedar ruang publik bebas kendaraan, tetapi harus memberikan manfaat nyata dari tiga aspek utama, yakni ekonomi, sosial, dan lingkungan.

Menurutnya, arahan Bupati Bogor jelas bahwa CFD harus mampu memberikan dampak langsung kepada masyarakat. Dari sisi sosial, tingkat kepuasan masyarakat menjadi salah satu indikator penting. Sementara dari aspek ekonomi, aktivitas pelaku UMKM mulai menunjukkan hasil yang dapat diukur melalui peningkatan omzet selama kegiatan berlangsung.

Halaman
12
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini