News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Polisi Selidiki Identitas Pria yang Tewas Tertemper KA Blambangan Ekspres di Batang

Editor: Eko Sutriyanto
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

ILUSTRASI MAYAT - Kasus pria tanpa identitas yang tewas tertemper Kereta Api Blambangan Ekspres di Kabupaten Batang, Jawa Tengah, masih menyisakan tanda tanya besar. Aparat kepolisian terus melakukan upaya identifikasi guna mengungkap siapa korban sebenarnya. Peristiwa tragis tersebut terjadi pada Senin (27/4/2026) sekitar pukul 03.12 WIB di jalur rel KM 76+8, Dukuh Punggangan, Desa Tegalsari, Kecamatan Kandeman

 

TRIBUNNEWS.COM, BATANG – Kasus pria tanpa identitas yang tewas tertemper Kereta Api Blambangan Ekspres di Kabupaten Batang, Jawa Tengah, masih menyisakan tanda tanya besar.

Hingga kini, aparat kepolisian terus melakukan upaya identifikasi guna mengungkap siapa korban sebenarnya.

Peristiwa tragis tersebut terjadi pada Senin (27/4/2026) sekitar pukul 03.12 WIB di jalur rel KM 76+8, Dukuh Punggangan, Desa Tegalsari, Kecamatan Kandeman.

Lokasi kejadian yang relatif sepi pada dini hari membuat peristiwa ini minim saksi langsung.

Korban yang diketahui berjenis kelamin laki-laki itu meninggal dunia di tempat setelah tertemper KA Blambangan Ekspres relasi Banyuwangi–Pasar Senen.

Jenazah kemudian dievakuasi ke RSUD Kalisari Batang untuk keperluan identifikasi lebih lanjut.

Baca juga: Jenazah Praka Rico Pramudia Segera Dipulangkan Dari Lebanon, Akan Dimakamkan di Sumatera Utara

Pelaksana Tugas Kasi Humas Polres Batang, Ipda Sri Widadi, mengungkapkan bahwa berdasarkan hasil olah tempat kejadian perkara (TKP), korban diduga sedang berupaya menyeberangi rel saat kereta melintas dengan kecepatan tinggi.

“Korban seorang laki-laki tanpa identitas, meninggal dunia di lokasi setelah tertemper kereta. Saat ini masih dalam proses identifikasi,” ujarnya.

Kereta yang terlibat dalam insiden tersebut dikemudikan oleh masinis Pudjijana dengan asisten masinis Ayub M dari Daop 4 Semarang. Setelah kejadian, pihak masinis langsung berkoordinasi dengan petugas Stasiun Ujungnegoro untuk melaporkan insiden tersebut sesuai prosedur keselamatan perjalanan kereta api.

Dugaan sementara, korban tidak menyadari kedatangan kereta atau berada terlalu dekat dengan jalur rel saat melintas. Benturan keras tidak dapat dihindari dan menyebabkan korban meninggal seketika.

Polisi yang menerima laporan langsung bergerak cepat ke lokasi. Kapolsek Tulis bersama anggota dan petugas subsektor Kandeman melakukan olah TKP, mengumpulkan keterangan saksi, serta memastikan proses evakuasi berjalan lancar.

Selain itu, petugas juga tengah menelusuri kemungkinan adanya laporan orang hilang dari wilayah sekitar maupun daerah lain yang dapat mengarah pada identitas korban.

Rangkaian Kasus Serupa Jadi Sorotan

Insiden di Batang ini menambah daftar kecelakaan fatal di jalur rel dalam beberapa hari terakhir. Sebelumnya, seorang pria berinisial P (48), warga Prambanan, Sleman, juga ditemukan meninggal dunia setelah tertabrak kereta api di Desa Boto, Klaten, pada Sabtu (25/4/2026).

Dalam kasus tersebut, identitas korban berhasil terungkap setelah warga menemukan sepeda motor miliknya yang terparkir tanpa pemilik di saluran air area persawahan Desa Tlobong, tidak jauh dari lokasi kejadian.

Halaman
12
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini