News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Penyebab KA Dhoho Tabrak Truk di Blitar, Polisi Amankan CCTV dan Periksa Sopir Truk

Penulis: Faisal Mohay
Editor: Wahyu Gilang Putranto
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

 

TRIBUNNEWS.COM - Sejumlah kecelakaan kereta diakibatkan kelalaian pengemudi sepeda motor atau mobil di perlintasan sebidang.

PT KAI mengimbau masyarakat untuk lebih disiplin mematuhi aturan keselamatan saat melintasi perlintasan kereta agar insiden serupa tidak kembali terjadi.

Pada Selasa (28/4/2025) malam, KA Dhoho bertabrakan dengan truk bermuatan pasir yang mogok di tengah jalur meski sirene peringatan sudah berbunyi dan palang pintu hendak ditutup.

Kecelakaan terjadi di jalan Imam Bonjol, Kota Blitar, Jawa Timur.

Petugas sempat berupaya menghentikan laju kereta, namun jarak yang terlalu dekat membuat tabrakan tak terhindarkan.

Tak ada korban jiwa akibat kecelakaan tersebut.

Manager Humas KAI Daop 7 Madiun, Tohari, menyatakan truk tetap melintas meski sirine sudah dibunyikan.

"Saat berada di tengah perlintasan, kendaraan tiba-tiba mengalami mogok dengan posisi tidak preipal dengan jalur kereta api, sehingga menghalangi ruang bebas jalur kereta api," ungkapnya, Rabu (29/4/2026), dikutip dari TribunJatim.com.

Lokomotif KA 408 mengalami gangguan teknis akibat tabrakan.

"Sedang masinis dan asisten masinis dalam kondisi selamat," lanjutnya.

Baca juga: Pasca-Kecelakaan Kereta di Bekasi Timur, Penumpang KRL Pilih Duduk di Gerbong Tengah

Proses evakuasi segera dilakukan sehingga kereta dapat melaju kembali sekitar pukul 22.35 WIB.

"Kami sangat menyayangkan tindakan pengguna jalan yang tetap melintas saat sirene sudah berbunyi. Pelanggaran seperti ini sangat berbahaya dan berpotensi menimbulkan kecelakaan fatal," tandasnya.

Kasat Lantas Polres Blitar Kota, Agus Prayitno, mengatakan proses penyelidikan masih berjalan dengan mengecek rekaman CCTV di pos perlintasan kereta.

"Sampai saat ini kami masih melakukan pemeriksaan saksi-saksi," tuturnya.

Halaman
12
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini