Insiden ini menambah daftar panjang aksi penembakan di wilayah Yahukimo dalam beberapa pekan terakhir.
Sehari sebelumnya, Senin (27/4/2026), seorang warga sipil berinisial RK (29) yang bekerja sebagai tenaga profesional di lingkungan Pemerintah Kabupaten Yahukimo juga menjadi korban penembakan.
RK mengalami luka serius dan harus dirujuk ke rumah sakit di Jayapura untuk mendapatkan penanganan intensif.
Sementara itu, pada Selasa (21/4/2026), seorang aparatur sipil negara (ASN) berinisial YY (35) tewas setelah ditembak di bagian dada di depan rumahnya di Kompleks Perumahan Eselon III, Distrik Dekai.
Tak hanya warga sipil, kelompok bersenjata juga sempat terlibat kontak tembak dengan aparat keamanan.
Pada 15 April 2026, baku tembak antara KKB dan aparat dari Satgas Operasi Damai Cartenz serta Polres Yahukimo terjadi di Kampung Samboga, Distrik Seredala.
Insiden tersebut berlangsung sekitar 30 menit tanpa menimbulkan korban jiwa dari pihak aparat.
Rangkaian kejadian ini menunjukkan eskalasi situasi keamanan di Yahukimo yang masih rawan.
Aparat keamanan menyatakan akan terus meningkatkan patroli serta memperkuat pengamanan di wilayah-wilayah yang dianggap berisiko tinggi, sembari memastikan proses penegakan hukum terhadap para pelaku berjalan hingga tuntas.
Artikel ini telah tayang di Tribun-Papua.com dengan judul 2 Warga Sipil di Yahukimo Ditembak KKB, Pelaku Buntuti Korban lalu Kabur setelah Beraksi
Baca tanpa iklan