News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Gibran Tinjau Bendungan Bagong di Trenggalek, Minta Proyek Dikebut

Penulis: Taufik Ismail
Editor: Erik S
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Ringkasan Berita:

  • Wapres Gibran meninjau pembangunan Bendungan Bagong Trenggalek, menekankan percepatan penyelesaian agar manfaat segera dirasakan masyarakat.
  • Pembangunan bendungan mendukung ketahanan air, pangan, serta pengendalian banjir sesuai arahan Presiden Prabowo Subianto.
  • Bendungan berkapasitas 17,40 juta meter kubik ini akan irigasi, air baku, dan pengendalian banjir.

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Dalam kunjungannya ke Jawa Timur, Wakil Presiden (Wapres) Gibran Rakabuming meninjau pembangunan Bendungan Bagong di Kabupaten Trenggalek, pada Kamis (30/4/2026).

Gibran Rakabuming menekankan agar pembangunan Bendungan Bagong dipercepat dan diselesaikan sesuai target agar manfaatnya segera dirasakan masyarakat, khususnya petani dan warga Trenggalek.

Sesuai dengan arahan Presiden Prabowo Subianto, pembangunan bendungan merupakan bagian dari komitmen pemerintah dalam memperkuat ketahanan air, ketahanan pangan, sekaligus pengendalian banjir di wilayah selatan Jatim.

Dikutip dari Sekretariat Wakil Presiden, Kabupaten Trenggalek yang secara geografis berada di wilayah cekungan dan menerima limpasan air hujan dari kawasan perbukitan Gunung Liman, membutuhkan sistem pengelolaan air yang terintegrasi.

Karena itu, kehadiran Bendungan Bagong diharapkan mampu mengendalikan aliran Sungai Bagong saat musim hujan sekaligus menjaga ketersediaan air saat musim kemarau.

“Pekerjaan-pekerjaan di lapangan berjalan sesuai dengan rencana, jadi pada saat ini kita sudah melaksanakan pekerjaan di main dam, spillway, intake, dan juga terowongan pengelak,” ujar Kepala Balai Besar Wilayah Sungai Brantas Kementerian Pekerjaan Umum Muhammad Noor, usai mendampingi Wapres dalam peninjauan.

Bendungan Bagong memiliki kapasitas tampung sebesar 17,40 juta meter kubik dan diproyeksikan menyediakan layanan irigasi bagi 977 hektare sawah di Daerah Irigasi Bagong.

Selain itu, bendungan ini juga akan menyuplai air baku sebesar 153 liter per detik bagi Kecamatan Trenggalek, Pogalan, dan Bendungan.

Baca juga:  Gibran Jawab Kekhawatiran Santri di Pacitan Soal AI: Tak Akan Gantikan Manusia

Di sisi lain, keberadaan Bendungan Bagong diharapkan mampu menurunkan potensi banjir Sungai Bagong secara signifikan, sehingga memberi perlindungan lebih baik bagi kawasan permukiman dan pusat aktivitas masyarakat di Trenggalek.

Wapres juga menegaskan pentingnya sinergi pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan seluruh pemangku kepentingan agar pembangunan bendungan berjalan lancar serta dapat segera mendorong produktivitas pertanian, memperkuat ketahanan air daerah, dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat sekitar.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini