TRIBUNNEWS.COM - Kasus penggerebekan yang melibatkan oknum dosen berinisial DK, yang menjabat Wakil Dekan di salah satu universitas di Jambi, menjadi perhatian publik setelah videonya viral.
Berikut adalah fakta peristiwa yang dihimpun dari lapangan oleh tim redaksi Tribun Jambi:
1. Kronologi penggerebekan dan aksi massa
Peristiwa terjadi pada Jumat (2/5/2026) malam di sebuah kamar kos di Kelurahan Simpang IV Sipin, Kecamatan Telanaipura, Kota Jambi.
Puluhan warga mendatangi lokasi kos tersebut. Saat keluar kamar, DK diarak warga sembari menutupi kepalanya untuk menghindari amukan.
Baca juga: Usai Digerebek Istri, Wakil Dekan UIN Sultan Thaha Jambi Dicopot dari Jabatannya
Ia sempat mendapat "jitakan" dari warga sebelum akhirnya diamankan oleh petugas TNI dan Babinsa menuju Polsek Telanaipura.
Penggerebekan dipicu oleh kecurigaan istri sah DK yang telah menelusuri keberadaan suaminya hingga ke lokasi kejadian.
2. Istri sah intai DK hingga kamar kos
Kuasa hukum istri DK, Putra Tambunan, menyebut kliennya sudah mengikuti pergerakan DK sejak malam sebelumnya, mulai dari klinik kecantikan hingga ke lokasi kos.
Istri DK mengklaim mendapati suaminya tidak sendirian di dalam kamar.
Berdasarkan keterangan kuasa hukum, saat di Polsek, perempuan yang bersama DK sempat ditanya oleh istri sah dan memberikan jawaban bahwa mereka menginap bersama di kos tersebut.
3. Pembelaan dosen DK, klaim tidak berduaan di kamar kos
DK membantah tuduhan berbuat mesum di kamar kos. Saat penggerebekan terjadi, di dalam ruangan tersebut terdapat tiga orang, bukan dua.
Ada seorang pria bernama Yoli bersama DK di dalam kamar sebagai pendamping karena merasa terancam oleh masalah utang-piutang dengan pihak lain.
Baca tanpa iklan