News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Kecelakaan Maut di Musi Rawas Utara

Lompat dari Jendela, 3 Warga Pati Selamat dari Kobaran Api Kecelakaan Maut Bus ALS Vs Truk Tangki

Editor: Theresia Felisiani
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

3 WARGA PATI SELAMAT - Pasangan suami istri (Pasutri) asal Pati, Jawa Tengah menjadi korban selamat kecelakaan bus Antar Lintas Sumatera (ALS) dan truk BBM milik PT Seleraya di Jalan Lintas Sumatera (Jalinsum), Kelurahan Karang Jaya, Kecamatan Karang Jaya, Kabupaten Musi Rawas Utara (Muratara), Sumatera Selatan, Rabu (6/5/2026) siang. Kondisi bus ALS dan truk BBM yang hangus terbakar setelah tabrakan di Jalur Lintas Sumatera (Jalinsum), Kecamatan Karang Jaya, Kabupaten Musi Rawas Utara (Muratara), Sumatera Selatan hingga menyebabkan 16 orang tewas, Rabu (6/5/2026).

 

TRIBUNNEWS.COM, MURATARA - Kecelakaan maut terjadi di Jalan Lintas Sumatera (Jalinsum), Kecamatan Karang Jaya, Kabupaten Musi Rawas Utara (Muratara), Sumatera Selatan pada Rabu (6/5/2026) siang.

Bus ALS tujuan Medan bertabrakan dengan truk tangki BBM hingga kedua kendaraan tersebut terbakar.

Bahkan satu sepeda motor yang berada di dekat lokasi kejadian pun ikut terbakar.

Akibat kecelakaan itu, 16 orang meninggal dan empat lainnya terluka.

 

3 Penumpang Asal Pati Selamat, Tapi Tak Luput dari Luka Bakar

Tiga penumpang bus ALS tujuan Medan selamat dari kecelakaan maut di Kecamatan Karang Jaya, Kabupaten Musi Rawas Utara (Muratara), Sumatera Selatan, Rabu (6/5/2026) siang.

Mereka selamat setelah melompat keluar melalui jendela saat api mulai membakar badan bus.

Ketiga korban selamat yakni Ngadiono Bin Wage (44) dan istrinya Jumiatun Binti Surip (34), warga Kecamatan Gabus, Kabupaten Pati, serta M Tahrul Hubaidi (31), warga Tegal, Kabupaten Pati.

Baca juga: Cerita Korban Selamat Kecelakaan Bus ALS vs Truk Tangki di Sumsel: Bagian Mesin Bus Sempat Rusak

Akibat kejadian itu, Ngadiono mengalami luka bakar di wajah dan tangan.

Sementara Jumiatun dan M Tahrul mengalami luka bakar serius dan kini dirawat intensif di Ruang ICU RSUD Rupit.

 

Kondisi Bus ALS Tak Layak: Mogok, Oli Bocor, Air Radiator Kering

Ngadiono menyebut sudah memiliki firasat tidak baik sejak sebelum keberangkatan.

Dia menilai kondisi bus yang ditumpangi tidak layak jalan.

“Dari awal kami sudah punya firasat tidak enak, karena melihat kondisi bus seperti tidak layak,” katanya, Rabu (6/5/2026).

Halaman
123
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini