TIBUNNEWS.COM, TOBELO- 14 pendaki berhasil dievakuasi dari Gunung Dukono, Kabupaten Halmahera Utara, Maluku Utara, Jumat (8/5/2026).
Tim SAR gabungan masih terus melakukan proses evakuasi dan pencarian terhadap para pendaki yang terdampak erupsi Gunung Dukono.
“Sampai saat ini kami baru berhasil mengevakuasi 14 orang, terdiri dari tujuh warga negara asing asal Singapura dan tujuh warga Maluku Utara,” kata Kepala Basarnas Ternate, Iwan Ramdani.
Ia menjelaskan, proses pencarian masih terus dilakukan terhadap dua orang lainnya yang dilaporkan hilang dan merupakan warga negara asing asal Singapura.
Menurutnya, lokasi dua pendaki yang diduga hilang diperkirakan berada di dekat kawah Gunung Dukono yang hingga kini masih terus mengalami erupsi.
“Posisi diperkirakan berada dekat kawah. Erupsi masih terus berlangsung sehingga tim SAR belum bisa merapat ke titik yang diduga ada dua orang hilang,” ujarnya.
Belum Ditemukan
Iwan juga menegaskan informasi terkait tiga pendaki meninggal belum dapat dipastikan karena hingga kini ketiganya belum ditemukan.
“3 pendaki kami belum bisa dinyatakan meninggal karena belum ditemukan,” katanya.
Ia menyebutkan proses evakuasi pertama dilakukan pada pukul 13.33 WIT, sedangkan evakuasi kedua berlangsung sekitar pukul 15.30 WIT.
Seluruh korban selamat yang berhasil dievakuasi langsung dibawa menggunakan ambulans menuju RSUD Tobelo untuk mendapatkan penanganan medis.
"Basarnas bersama tim SAR gabungan hingga kini masih menghadapi tantangan berat dalam proses pencarian, akibat aktivitas erupsi Gunung Dukono yang masih berlangsung," tandasnya.
Baca juga: Erupsi Gunung Dukono, Belasan Pendaki Berhasil Ditemukan, 2 WNA Masih dalam Pencarian
Identitas Korban dan Status
Pencarian Berdasarkan data dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), total terdapat 20 pendaki yang berada di kawasan Gunung Dukono saat peningkatan aktivitas terjadi.
Kelompok ini terdiri dari sembilan warga negara asing (WNA) Singapura, tiga warga Ternate, dan delapan warga lokal. Dari 14 korban selamat, tujuh di antaranya adalah WNA Singapura dengan inisial T.Y.M.E. (30), O.S.S. (37), P.L. (33), L.H.E.I. (31), T.J.Y.G. (30), L.Y.X.V. (30), dan L.S.D. (29).
Sementara tujuh korban selamat lainnya adalah warga negara Indonesia (WNI), yakni B.B. (24), Y. (23), S. (26), A. (22), H. (26), F.N. (27), dan R.I. (29).
Baca tanpa iklan