TRIBUNNEWS.COM - Sejumlah kasus pembunuhan berencana kembali mencuat di Indonesia, memperlihatkan bagaimana konflik keluarga yang tak terselesaikan bisa berujung pada kematian.
Salah satunya menimpa Nanda Tritami (26), seorang perempuan yang tewas ditikam oleh mantan kakak iparnya, Cecep Mukhtar Maulana di Kelurahan Batununggal, Kecamatan Bandung Kidul, Kota Bandung, Jawa Barat, Sabtu (9/5/2026) malam.
Kapolsek Bandung Kidul, Kompol Sulardjo, menyatakan pelaku telah menyiapkan pisau sejak pagi dan mendatangi kos korban.
"Senjata yang digunakan adalah pisau dapur yang memang sudah dibawa oleh pelaku," katanya, Minggu (10/5/2026), dikutip dari TribunJabar.id.
Pelaku yang sudah bercerai dengan kakak korban tinggal di wilayah Rancasari, Kota Bandung.
Jaraknya ke lokasi kejadian sekitar 7 kilometer atau ditempuh menggunakan sepeda motor sekitar 20 menit.
Baca juga: Pengakuan Pria di Pandeglang Usai Bunuh Kekasih, Motif Dipicu Sakit Hati Ibu Dihina
Awalnya, Cecep mencari mantan istri serta anaknya.
Pria asal Sumedang tersebut menemukan korban di belakang rumah makan Padang dan langsung melakukan penikaman.
"Setelah ditunggu akhirnya korban melintas dan memberhentikan mobil korban serta memaksa masuk ke mobil. Setelah berhasil masuk ke mobil, tanpa basa basi pelaku ini menikam korban dengan pisau dapur yang telah dia bawa," tuturnya.
Korban sempat dibawa ke RS Pindad, namun nyawanya tak tertolong.
Berdasarkan hasil pemeriksaan sementara, motif pembunuhan yakni sakit hati tak bisa bertemu anak.
"Pelaku merasa korban ini terlalu ikut campur urusan rumah tangganya dulu hingga berujung perceraian. Kekesalan itu memuncak karena ia sulit bertemu anaknya, sehingga muncul niat gelap tersebut," sambungnya.
Baca juga: Anak yang Bunuh Ibu Tiri di Tangerang Positif Konsumsi Narkoba
Akibat perbuatannya, pelaku dapat dijerat dengan pasal pembunuhan berencana.
Sementara itu, ketua RW setempat, Joko, menerangkan korban bekerja di RS Mayapada dan sedang perjalanan pulang ke kos.
"Kejadian di RM Sederhana oleh pelaku inisial CMM. Si pelaku sudah menunggu korban melintas jalan itu. Dan aksi ini sudah direncanakan pelaku," bebernya, Senin (11/5/2026).
Baca tanpa iklan