News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Tebing 250 Meter Longsor di Curug Cileat Subang, 2 Wisatawan Hilang Terseret Material

Editor: Glery Lazuardi
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

TANAH LONGSOR - Tim SAR gabungan melakukan pencarian dua wisatawan hilang akibat longsor tebing di kawasan wisata Curug Cileat, Subang.

TRIBUNNEWS.COM - Tebing setinggi sekitar 250 meter di kawasan wisata Curug Cileat, Kabupaten Subang, Jawa Barat, longsor dan menerjang rombongan wisatawan pada Jumat (15/5/2026) sore.

Dua wisatawan perempuan asal Karawang dilaporkan hilang setelah terseret material longsor hingga ke aliran Sungai Cileat.

Baca juga: Longsor Tambang Emas di Sumbar Kembali Makan Korban, Total 46 Orang Meninggal

Kronologi Kejadian

Berdasarkan data BPBD Subang dan keterangan sejumlah saksi di lokasi, longsor terjadi setelah wilayah Kecamatan Cisalak diguyur hujan deras sejak siang hari.

Curah hujan tinggi membuat kondisi tanah di kawasan perbukitan yang berada di ketinggian sekitar 900 meter di atas permukaan laut menjadi labil.

Seorang wisatawan asal Purwakarta bernama Elza mengaku sempat memperingatkan rombongan korban agar segera turun dari kawasan curug karena cuaca mulai ekstrem.

Namun rombongan yang berjumlah lima orang itu tetap melanjutkan perjalanan menyusuri jalur setapak di tepi jurang.

Sekitar pukul 14.30 WIB, saat mereka melintasi jalur sempit di area tebing, tiba-tiba terdengar suara gemuruh air yang sangat deras dari arah atas bukit.

Tak lama kemudian, tebing setinggi 250 meter runtuh dan material tanah selebar sekitar 3 hingga 5 meter langsung menerjang jalur pendakian.

Tiga orang berhasil menyelamatkan diri, sementara dua perempuan bernama Alda (22) dan Winda (20) hilang setelah terseret longsoran tanah yang memanjang hingga sekitar 100 meter menuju tepian Sungai Cileat.

Upaya Pencarian Dilakukan

Petugas BPBD Subang bersama tim SAR gabungan dan warga langsung melakukan pencarian pada Jumat sore.

Dalam proses penyisiran awal, petugas menemukan sejumlah barang pribadi milik korban, seperti sepatu dan telepon genggam.

Namun operasi pencarian dihentikan sementara pada pukul 19.30 WIB karena kondisi cuaca kembali memburuk dan dikhawatirkan terjadi longsor susulan.

“Pencarian malam itu dihentikan demi menghindari longsor susulan karena cuaca kembali buruk dan hujan turun lagi,” ujar Kepala Pelaksana BPBD Subang, Udin Jazudin, Sabtu (16/5/2026).

Pada Sabtu pagi, tim gabungan kembali bersiaga di kawasan Curug Cileat untuk melanjutkan pencarian korban.

Kapolsek Cisalak Endang Pirtana mengatakan medan pencarian cukup berat karena akses jalan setapak tertutup material longsor dan kondisi lereng yang curam.

Halaman
12
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini