TRIBUNNEWS.COM - Video detik-detik penembakan sesama prajurit TNI viral di media sosial.
Sertu MRR diketahui menembak Pratu FAA di Kafe Panhead, Jalan Alamsyah Ratu Prawira Negara, Kecamatan Ilir Barat I, Palembang, Sumsel, Sabtu (16/5/2026) dini hari.
Video rekaman CCTV kafe saat MRR yang mengenakan kaus berwarna hitam diperiksa ketika hendak masuk ke dalam kafe juga beredar.
Dalam kamera CCTV tersebut, terlihat tak ada yang mencurigakan saat MRR menjalani pemeriksaan sebelum masuk ke dalam kafe.
Petugas keamanan nampak melakukan pemeriksaan ketat mengecek tubuh (body check) pada setiap tamu yang datang, termasuk MRR dan FAA.
Lalu video detik-detik penembakan tersebut beralih ke dalam kafe.
Dalam video yang beredar di media sosial, terlihat terjadi keributan di tengah-tengah kafe saat musik dengan volume keras dimainkan.
Petugas keamanan juga terlihat memisahkan kericuhan tersebut.
Di tengah-tengah kericuhan, tiba-tiba terdengar suara seperti ledakan senjata api di tengah musik yang masih diputar.
Setelah suara ledakan senjata api terdengar, kericuhan pun berubah jadi kepanikan di dalam kafe yang nampak remang-remang.
Sejumlah pengunjung menjauh untuk menyelamatkan diri.
Baca juga: Penembakan Sesama Anggota TNI di Palembang, Manajemen Kafe Ungkap Pengecekan Dilakukan Tiga Kali
Dipicu Senggolan
Kapendam II/Sriwijaya, Letnan Kolonel (Letkol) Inf Yordania mengatakan, MRR nekat menggunakan senpi rakitan karena merasa terpojok saat terjadi perkelahian.
Peristiwa ini bermula saat keduanya yang sedang berada di dalam kafe bersenggolan, sekira pukul 02.30 WIB.
Saat bersenggolan tersebut, keduanya sempat cekcok hingga Sertu MRR diduga dikeroyok oleh teman-teman korban.
"Dalam kondisi terpojok, Sertu MRR diduga mengeluarkan senjata api rakitan dan melepaskan tembakan yang mengenai Pratu FAA," ujarnya.
Baca tanpa iklan