Ringkasan Berita:
- Kakanwil Ditjen Imigrasi Sulawesi Selatan Friece Sumolang berencana mendirikan kantor imigrasi di Kabupaten Toraja Utara.
- Secara geografis Kabupaten Toraja Utara berada di daerah pegunungan. Kantor imigrasi terdekat dari Toraja Utara yakni di Kantor Imigrasi Kelas II Non TPI Palopo dan Kantor Imigrasi Kelas II TPI Parepare, yang jaraknya terpaut cukup jauh.
- Pembangunan kantor imigrasi di Toraja Utara diyakini memudahkan masyarakat terkait pengurusan paspor.
TRIBUNNEWS.COM, TORAJA UTARA - Kepala Kantor Wilayah (Kakanwil) Ditjen Imigrasi Sulawesi Selatan Friece Sumolang berencana mendirikan kantor imigrasi di Kabupaten Toraja Utara.
Usulan itu disampaikan Friece Sumolang, dalam pertemuan dengan Wakil Bupati Toraja Utara Andrew Brach Silambi, di kantor Pemerintah Kabupaten Toraja Utara, Rabu (20/5/2026).
Friece menyampaikan, secara geografis Kabupaten Toraja Utara berada di daerah pegunungan.
Selain itu, kantor imigrasi terdekat dari Toraja Utara yakni di Kantor Imigrasi Kelas II Non TPI Palopo dan Kantor Imigrasi Kelas II TPI Parepare, yang jaraknya terpaut cukup jauh.
Ia menilai, pembangunan kantor imigrasi di Toraja Utara akan memudahkan pemberian akses layanan untuk masyarakat, satu diantaranya terkait pengurusan paspor.
Baca juga: Layanan Paspor di CFD Jakarta, Imigrasi Sebut untuk Jawab Kebutuhan Masyarakat
"Jadi terkait dengan rencana kita mengusulkan pembangunan kantor imigrasi di Toraja, ini keterkaitan dengan bagaimana pendekatan pelayanan kepada masyarakat," kata Friece, kepada wartawan, Rabu.
"Kalau kita melihat jarak dari kantor imigrasi Palopo maupun kantor imigrasi Parepare tentu ini (Toraja Utara) naik seperti yang disampaikan oleh Pak Wakil Bupati tadi bahwa ini naik gunung gitu kan, cukup jauh gitu ya dengan medan yang cukup menantang gitu ya," tambahnya.
Adapun pertimbangan lainnya, Friece mengatakan, pelayanan keimigrasian menjadi hal penting mengingat daerah Toraja sebagai kawasan pariwisata.
"Di sini adalah daerah pariwisata, dunia mengenal Toraja, gitu, maka kami akan menghadirkan pelayanan keimigrasian di Toraja, baik memberikan pelayanan maupun perlindungan kepada masyarakat, kemudian juga bagaimana kita juga melakukan pengawasan dan penegakan hukum dan menjaga kedaulatan negara," ucapnya.
Lebih lanjut, Friece menyampaikan, apabila usulan ini disetujui oleh pihak Pemerintah Kabupaten Toraja Utara, menurutnya pembangunan kantor imigrasi di wilayah tersebut bisa dimulai pada 2027.
"Ya mudah-mudahan tahun depan, kalau disetujui," kata Friece.
Baca juga: Tak Mau Indonesia Jadi Surga Judi Online Dunia, Puan Desak Imigrasi Perketat Pengawasan WNA
Merespons hal itu, Wakil Bupati Toraja Utara Andrew Brach Silambi menilai, pendirian kantor imigrasi di wilayahnya akan semakin memudahkan masyarakat dalam hal mengurus paspor.
Ia menjelaskan, jika usulan pendirian kantor imigrasi itu terealisasi nantinya, maka akan mencakup tiga kabupaten, antara lain Kabupaten Enrekang, Kabupaten Tana Toraja, dan Kabupaten Toraja Utara.
"Akan lebih memudahkan lagi membantu masyarakat untuk mengurus, yang sebagian besar e-paspor ya. Jadi sehingga mereka tidak perlu lagi turun gunun ya karena di sini merupakan daerah pegunungan, jadi bisa menghemat waktu dan juga bisa dilayani secara maksimal," kata Andrew, saat ditemui.
Andrew menyoroti sebagian warga Toraja Utara biasanya melakukan kunjungan-kunjungan ke negara-negara ASEAN.
Tak hanya itu, menurutnya, sebagai daerah yang mayoritas penduduknya beragama Kristen, tidak sedikit warga Toraja Utara yang melakukan kunjungan religi ke Yerusalem.
"Ya, saya belum dapat datanya sejujurnya saja. Cuma memang kami Toraja Utara itu kunjungan-kunjungannya biasanya ya daerah-daerah ASEAN ya, dan juga biasanya kalau kami sebagai umat Kristen itu biasanya ada perjalanan rohani ke Israel, ke mana segala macam, ke Yerusalem ya," jelas dia.
Sebagai informasi, saat ini pembuatan paspor atau pengurusan keimigrasian lainnya di Toraja Utara dilakukan oleh Kantor Imigrasi Kelas II Non TPI Palopo yang membuka Layanan Urus Paspor Kolektif di Kantor Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kabupaten Toraja Utara.
Baca tanpa iklan