TRIBUNNEWS.COM - Pertandingan pamungkas Super League musim 2025-2026 antara Persib Bandung melawan Persijap Jepara di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), Sabtu (23/5/2026), menjadi laga paling menentukan musim ini.
Maung Bandung berpeluang mempertahankan gelar juara sekaligus mencetak hattrick juara kompetisi kasta tertinggi sepak bola Indonesia.
Antusiasme bobotoh pun diprediksi membludak, baik di dalam stadion maupun di pusat-pusat keramaian Kota Bandung.
Skema Pengamanan
Untuk mengantisipasi gangguan keamanan dan kepadatan massa, aparat gabungan menyiapkan pengamanan besar-besaran selama rangkaian pertandingan hingga konvoi kemenangan.
Sebanyak 6.115 personel gabungan diterjunkan untuk mengamankan laga di GBLA, euforia suporter di kawasan Dago Cikapayang dan Flyover Pasopati, hingga konvoi kemenangan dari Gedung Sate menuju Jalan Asia Afrika.
Personel tersebut terdiri dari unsur Polri, TNI, pemerintah daerah, dan unsur pengamanan lainnya.
Kabid Humas Polda Jawa Barat, Kombes Hendra Rochmawan, mengatakan seluruh pola pengamanan telah disiapkan secara maksimal demi memastikan kegiatan berjalan aman dan kondusif.
“Kami telah menyiapkan pola pengamanan secara menyeluruh mulai dari pertandingan di GBLA, pengamanan titik kumpul suporter, hingga jalur konvoi kemenangan. Seluruh personel akan ditempatkan sesuai ploting untuk mengantisipasi kepadatan massa dan potensi gangguan kamtibmas,” ujar Hendra, Rabu (20/5/2026).
Dari total personel yang disiagakan, sebanyak 2.892 personel akan fokus mengamankan pertandingan di Stadion GBLA, Kota Bandung.
Rinciannya terdiri dari 1.997 personel Polri, 160 personel TNI, 125 personel instansi terkait, dan 610 personel eksternal.
Baca juga: Persijap Tak Mau Jadi Pelengkap Pesta Juara Persib, Siap Kejutkan GBLA
Dago Cikapayang dan Pasopati Jadi Fokus Pengamanan
Selain stadion, aparat juga memberi perhatian khusus pada kawasan yang diprediksi menjadi pusat euforia bobotoh, seperti Dago Cikapayang, Flyover Pasopati, Taman Jomblo, hingga Graha Persib.
Sebanyak 644 personel diterjunkan khusus untuk mengantisipasi arak-arakan massa di luar stadion.
“Kami mengimbau masyarakat dan bobotoh untuk merayakan kemenangan secara tertib, tidak melakukan tindakan yang membahayakan diri sendiri maupun pengguna jalan lain, serta mematuhi arahan petugas di lapangan,” kata Hendra.
Polisi juga menyiapkan rekayasa lalu lintas di sejumlah ruas jalan utama Kota Bandung selama pelaksanaan pertandingan dan konvoi kemenangan.
Polisi Siapkan Rekayasa Lalu Lintas di Empat Zona
KBO Satlantas Polrestabes Bandung, AKP Deden Juandi, mengatakan pengamanan difokuskan pada dua kegiatan utama, yakni pertandingan di GBLA dan konsentrasi massa bobotoh setelah pertandingan.
Baca tanpa iklan