Ia mengatakan dari pemeriksaan titik awal yakni di sekitar tower transmisi di Desa Temino, Kecamatan Mestong, Kabupaten Muaro Jambi, ditemukan adanya kabel transmisi yang mengalami putus.
Ia menuturkan putusnya kabel itu menyebabkan terjadinya ketidakstabilan frekuensi dan tegangan listrik yang selanjutnya memicu trip pembangkit secara berantai, sehingga berdampak pada blackout massal di Sumatra.
"Dugaan tersebut diperkuat oleh keterangan saksi yang kita temukan di masyarakat sekitar lokasi kejadian dan menerangkan bahwa sesaat sebelum kejadian terjadi ledakan, baru terjadi pemadaman listrik di area sekitar tower transmisi," jelasnya.
Baca tanpa iklan