News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Sulteng Diguncang Gempa Susulan Pascagempa M 6,7, Tanah Longsor Terjadi di Sigi

Editor: Glery Lazuardi
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

TRIBUNNEWS.COM - Provinsi Sulawesi Tengah masih dilanda rentetan gempa susulan setelah gempa bumi tektonik berkekuatan magnitudo 6,7 mengguncang wilayah tersebut pada Selasa (16/6/2026).

Selain memicu kepanikan warga, gempa juga menyebabkan longsor, kerusakan infrastruktur di Kabupaten Sigi, hingga mendorong Pemerintah Kabupaten Parigi Moutong menetapkan status tanggap darurat.

Gempa susulan berkekuatan magnitudo 4,7 kembali mengguncang wilayah Sulawesi Tengah pada pukul 14.04.42 WITA.

Berdasarkan data Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), episentrum gempa berada di 49 kilometer timur laut Kabupaten Sigi, tepatnya pada koordinat 1,06 Lintang Selatan dan 120,18 Bujur Timur dengan kedalaman 9 kilometer.

Getaran gempa tersebut menjadi salah satu gempa susulan yang masih dirasakan cukup kuat oleh masyarakat di sejumlah wilayah terdampak. Hingga pukul 16.12 WITA, BMKG mencatat sekitar 80 kali gempa susulan terjadi setelah gempa utama berkekuatan magnitudo 6,7.

Gempa susulan M 4,7 dilaporkan membuat warga panik. Sejumlah warga berhamburan keluar rumah untuk menyelamatkan diri saat guncangan terasa.

Puluhan gempa susulan yang terus terjadi merupakan proses relaksasi kerak bumi setelah pelepasan energi pada gempa utama.

Fenomena tersebut umum terjadi setelah gempa tektonik berkekuatan besar.

Sebelumnya, BMKG menjelaskan gempa magnitudo 6,7 yang mengguncang Sulawesi Tengah tergolong gempa kerak dangkal (shallow crustal earthquake) dengan mekanisme sesar normal (normal fault) yang dipicu aktivitas Sesar Sausu.

Kedalaman gempa yang relatif dangkal menyebabkan guncangan kuat di permukaan. Intensitas gempa diperkirakan mencapai VIII MMI di wilayah yang berada dekat dengan sumber gempa.

Longsor dan Infrastruktur Rusak di Sigi

Dampak gempa paling terasa di Kabupaten Sigi, yang berjarak sekitar 59 kilometer dari Kota Palu. Wilayah yang beribu kota di Bora tersebut mengalami kerusakan pada sejumlah infrastruktur penting.

Akses Jalan Tongoa di Desa Tongoa dilaporkan putus akibat guncangan gempa.

Sementara itu, Jalan Trans Napu di kawasan Dongi-Dongi mengalami kerusakan berat sehingga mengganggu mobilitas warga dan distribusi logistik.

Kerusakan juga terjadi pada fasilitas pemerintahan. Plafon Kantor Bupati Sigi dilaporkan ambruk akibat kuatnya getaran gempa.

Di wilayah lain, Jalan Desa Lembantongoa mengalami longsor yang dipicu gempa bumi. Material longsoran menutup sebagian akses jalan dan memperparah kondisi transportasi masyarakat setempat.

Halaman
12
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini