News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Transkrip Rekaman Audio Pembunuhan Jamal Khashoggi: 'Aku Tidak Bisa Bernapas'

Penulis: Fitriana Andriyani
Editor: Facundo Chrysnha Pradipha
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Fakta baru seputar pembunuhan Jamal Khashoggi: Transkrip rekaman audio dari pembunuhan Jamal Khashoggi melaporkan di saat-saat terakhirnya Khashoggi berkata 'aku tidak bisa bernapas'.

Orang-orang lain, termasuk suara yang diidentifikasi oleh pihak berwenang Turki seperti Dr. Salah Muhammad al-Tubaiqi, kepala kedokteran forensik di Kementerian Dalam Negeri Arab Saudi.

Dapat didengar bersama dengan suara Jamal Khashoggi memohon yang teredam.

Transkrip kemudian menggambarkan suara “menggergaji” dan “memotong”.

Al-Tubaiqi dilaporkan bisa mendengar itu dan mengatakan kepada tim di ruangan untuk memblokir kebisingan.

"Pasang earphone Anda atau dengarkan musik seperti saya," katanya, dilaporkan menurut transkripnya.

Khususnya, transkrip menjelaskan setidaknya tiga panggilan telepon yang ditempatkan oleh Mutreb kepada seseorang.

Menurut penilaian sebelumnya dari rekaman dianggap sebagai pejabat senior Arab Saudi.

Mungkin penasihat paling dekat Putra Mahkota Mohammed bin Salman, Saud al-Qahtani.

Seruan untuk sanksi semakin keras dalam beberapa minggu terakhir.

Sebab rincian dari penyelidikan pembunuhan Khashoggi terus mengarah ke Mohammed bin Salman.

Tudingan pertama dilontarkan oleh Central Intelligence Agency (CIA).

Karena Presiden AS, Donald Trump menyangkal tudingan itu, Direktur CIA, Gina Haspel melakukan pengarahan pada para senator AS.

Setelah mengikuti pengarahan tertutup itu, Senator AS setujui tuduhan CIA terhadap Mohammed bin Salman sebagai dalang pembunuhan Jamal Khashoggi.

Pengarahan itu dilakukan Selasa (4/12/2018) pukul 11.30 waktu setempat, mengutip Wall Street Journal dari Aljazeera.com.

Beberapa senator AS mengatakan "nol kemungkinan" Putera Mahkota Saudi Arabia, Mohammed bin Salman tidak terlibat.

Halaman
1234
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini