News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Mengenal Cap Cloud, Fenomena Awan Topi di Puncak Mahameru yang Ternyata Berbahaya bagi Pendaki

Penulis: Fathul Amanah
Editor: Siti Nurjannah Wulandari
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Fenomena alam awan bertopi di Puncak Semeru ternyata berbahaya bagi pendaki

Turbulensi atau pusaran angin yang membentuk awan tersebut menyebabkan suhu di puncak gunung menjadi sangat dingin.

Hal ini berbahaya bagi para pendaki karena dapat menyebabkan hypothermia.

Hypothermia adalah suatu kondisi di mana mekanisme tubuh kesulitan mengatasi tekanan suhu dingin.

Gejala hypothermia ringan ditandai dengan penderita berbicara melantur, detak jantung melemah, tekanan darah menurun, dan terjadi kontraksi otot sebagai usaha tubuh untuk menghasilkan panas.

Pada penderita hypothermia moderat, detak jantung dan respirasi melemah hingga hanya 3-4 kali bernapas dalam satu menit.

Semenatara di tingkat yang lebih parah, penderita tidak sadar diri, badan menjadi sangat kaku, pernapasan sangat lambat hingga kehilangan panas tubuh.

(Tribunnews.com/Fathul Amanah)

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini