News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Iyut Bing Slamet Terjerat Narkotika Lantaran Frustasi

Penulis: Willem Jonata
Editor: Dewi Agustina
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Tersangka kasus narkotika, Ratna Fairuz atau yang lebih dikenal dengan Iyut Bing Slamet, melambaikan tangannya saat dipindahkan dari Kantor BNN ke Kejagung, untuk nantinya dititipkan ke Rutan Pondik Bambu, Kamis (28/4/2011). Iyut ditangkap saat sedang mengonsumsi narkoba jenis sabusabu di Hotel Penthouse di Kamar 208 di Mangga Besar, Jakarta Barat, Selasa (8/3/2011) malam, dengan barang bukti satu paket sabu sabu 0,14 gram.

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Willem Jonata

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Iyut Bing Slamet, bintang cilik yang populer di era 1980-an, selama dua tahun terakhir menjadi pengguna narkotika jenis shabu-shabu. Ia menggunakan shabu-shabu lantaran frustasi karena popularitasnya sebagai artis semakin lama semakin redup.

"Saya frustasi. Saya tidak terima pada saat saya harus jatuh, dulu kan saya berada di atas," ungkapnya, Rabu (8/6/2011), dalam persidangan di Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Barat, Jalan S Parman, Jakarta Barat.

Maklum, di tahun 1980-an siapa yang tak kenal dengan Iyut. Putri dari aktor kondang Bing Slamet itu adalah seorang penyanyi dan bintang film. Karirnya pun melesat sebagai artis papan atas.

Tahun 1986 ia membintangi film berjudul 'Merpati Tak Pernah Ingkar Janji' yang disutradarai oleh Wim Umboh. Dilanjutkan dengan 'Bilur-bilur Penyesalan’ dan 'Aku Benci Kamu' di tahun berikutnya.

Iyut juga banyak mencetak album bersama sang kakak Adi Bing Slamet. Di antaranya, 'Adik Manis', 'Dusun Kecil', 'Jangan Usil', 'Pantun Si Anak Kecil', dan 'Si Dogol'.

Namun, ketenaran Iyut sebagai artis serba bisa itu lambat laun mulai merosot. Gejala itu mulai tampak di era 1990-an. Ia jarang mendapatkan tawaran-tawaran dari rumah produksi. Makanya, ia tidak siap dengan kenyataan seperti itu.

Sekitar tahun 2000, Iyut mulai frustasi. Ia mulai terjerumus ke dalam jeratan obat-obatan terlarang. Ia pun kecanduan putau.

Dan, baru tahun 2008, ia beralih menjadi pengguna shabu-shabu. Baginya, menggunakan shabu-shabu sudah seperti merokok.

"Ya, seperti merokok, ketika udah berhenti ada keinginan untuk memakai. Saya juga pernah terapi psikiater di RSPI," tandasnya.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini