News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Piala Dunia 2026

Ibnu Jamil Dukung Inggris di Piala Dunia 2026, Soroti Keputusan Berani Thomas Tuchel

Penulis: Bayu Indra Permana
Editor: Willem Jonata
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

KETAGIHAN DUBBING ANIMASI - Cerita Ibnu Jamil perdana terlibat dalam voice acting di film Garuda Di Dadaku dan langsung ketagihan. Ibnu Jamil di kawasan Kuningan Jakarta Selatan, Rabu (3/6/2026).

 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Aktor dan presenter Ibnu Jamil kembali menjatuhkan pilihannya kepada Timnas Inggris untuk didukung pada gelaran Piala Dunia 2026. 

Seperti edisi-edisi sebelumnya, Inggris tetap menjadi tim favoritnya selama Indonesia belum tampil di turnamen sepak bola terbesar di dunia tersebut.

"Piala Dunia tahun ini? Gue setiap Piala Dunia selalu megang Inggris selama Indonesia belum main," ujar Ibnu Jamil di kawasan Kuningan Jakarta Selatan, Rabu (3/6/2026).

"Selama Indonesia belum main, gue megangnya Inggris," terusnya sambil tertawa.

Baca juga: Game Changer Belanda di Piala Dunia 2026, Akhir dari Romantisme Masa Lalu Ronald Koeman

Meski mendukung The Three Lions, Ibnu mengaku memiliki pandangan yang cukup beragam terhadap skuad pilihan pelatih Thomas Tuchel. Menurutnya, ada sejumlah keputusan yang membuat dirinya sedikit kecewa.

"Jujur ya, ada dua sisi nih gue mau menilai pemilihan Tuchel ini," ucapnya.

"Pertama, sedikit kecewa karena ada beberapa pemain yang performanya bagus musim ini dia nggak bawa," ujar Ibnu.

Salah satu nama yang menurut Ibnu layak mendapat kesempatan adalah Harry Maguire. Bek Manchester United itu memang menjadi salah satu pemain yang tak masuk dalam skuad Inggris untuk Piala Dunia 2026 meski tampil cukup baik sepanjang musim. 

Selain Maguire, beberapa nama besar lain seperti Phil Foden, Cole Palmer, Trent Alexander-Arnold, dan Luke Shaw juga tidak dibawa Tuchel ke turnamen di Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko.

"Harry Maguire. Suka nggak suka, di luar dari blunder dan juga keterpurukan Maguire musim lalu, harusnya musim ini dia layak untuk mendapatkan tempat," kata Ibnu.

Meski begitu, pria 44 tahun tersebut justru penasaran dengan strategi yang sedang dibangun Tuchel. 

Ia melihat sang pelatih berani mengambil resiko dengan memberi kesempatan kepada sejumlah pemain yang namanya tidak terlalu besar dibanding generasi sebelumnya.

"Ini gue curiga ada misi yang dia ingin sampaikan. Terkadang pemain yang haus validasi, haus akan pengakuan, minim jam terbang, pasti rasa hausnya itu nanti akan ditunjukkan lebih besar ketimbang pemain dengan nama besar yang sudah punya jam terbang," jelas Ibnu Jamil.

Ibnu mencontohkan sejumlah pemain seperti Dan Burn, Tino Livramento hingga Anthony Gordon yang dipercaya menjadi bagian dari proyek Tuchel. 
Menurutnya, pemain-pemain seperti itu bisa saja tampil lebih ngotot karena memiliki motivasi besar untuk membuktikan diri di panggung dunia.

Halaman
12
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini