Laporan Reporter Tribun Jogja, Santo Ari
TRIBUNNEWS.COM, SLEMAN - Monolog adalah adegan sandiwara dengan aktor tunggal yang membawakan percakapan seorang diri. Dengan bermain sendiri, aktor dituntut untuk dapat eksplorasi berbagai karakter dan eksrepsi secara proporsional dan jelas.
Mbah Tohir (69), seorang seniman jebolan Srimulat yang dulu kerap berakting menjadi drakula adalah sosok pemain teater yang mengkhususkan diri menjadi pelaku seni peran monolog.
"Saya masih yakin dengan Srimulat, hampir semua konsep monolog saya adaptasi dari Srimulat," ujarnya, Senin (30/6/2014).
Pementasan yang digelar di bawah Pohon Beringin Soekarno, Universitas Sanata Dharma tersebut diadaptasi dari karya Arifin C Noer berjudul "Kasir Kita".
Naskah malam itu bercerita tentang seorang pria yang tengah gundah dikarenakan bercerai dengan istrinya yang berselingkuh dengan pria lain. Dalam kegundahanya dia mulai bermain api dengan menjalin hubungan dengan wanita yang baru. Dalam hubungan tersebut dia mengeluarkan banyak uang dari perusahaan di mana dia bekerja. Pada akhir cerita dia mampu menyelesaikan masalah yang timbul dari segala sisi.
"Saya ingin anak muda dapat menerima dan memahami seni peran apapun bentuknya. Dan pada akhirnya mereka mau ikut andil dalam perkembangan pertunjukan teater," tambahnya seusai pementasan dalam sesi tanya jawab berkaitan dengan konsep tema yang diangkat.
Menurut pria yang sudah bermain teater sejak tahun 1960an ini, naskah yang dibawakannya adalah cerita yang sederhana. Hal itu berkaitan agar penonton yang sebagian besar mahasiswa dapat dengan mudah mencerna dan mengambil sisi positif dari cerita yang diangkat. Dengan logat Madura, sesekali dia melontarkan candaan khas Srimulat yang digabungkan dengan memerankan berbagai tokoh di tubuh tuanya.
Ketua Bengkel Mime Theater (BMT), Andy Sri Wahyudi sebagai tim pemrakarsa pertunjukan tersebut menjelaskan, acara tersebut digelar bertujuan untuk memperkenalkan kembali sosok Mbah Tohir di kalangan anak muda.
"Dia adalah sosok orang tua yang mempunyai banyak ilmu dan pengalaman di bidang teater, dan kami membuat acara ini agar generasi muda bisa belajar banyak darinya," ujarnya
Acara yang dibuat bekerjasama dengan Theater Seriboe Djendela Universitas Sanata Dharma malam itu mampu membius penonton yang hadir. Decak kagum akan kepiawaian Mbah Tohir dalam berlakon mendapat sambutan tepuk tangan meriah dari mereka yang datang. (nto)
Baca tanpa iklan