News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Misteri Pernikahan Jessica Iskandar

Kisah Jessica Iskandar Melahirkan, Kena Penyakit Bayinya Lahir Prematur

Penulis: Anita K Wardhani
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Aktris, model, bintang iklan, dan presenter, Jessica Iskandar saat ditemui seusai acara konferensi pers program Ramadhan ANTV yang bertajuk Majelis Cinta ANTV di lobby Gedung ANTV, Epicentrum Studio Complex, Jakarta Selatan, Rabu (3/7/2013). Chika, panggilan akrabnya, akan menemani pemirsa ANTV setiap hari pada waktu sahur dengan program Ramadhan Sahurnya Pesbukers . (Tribun Jakarta/Jeprima)

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Misteri pernikahan Jessica Iskandar sampai menjadi ibu mulai terkuak. Jedar--sapaan Jessica Iskandar sedikit demi sedikit mulai berbagi cerita tentangĀ  kehidupan barunya.

Jessica buka-bukaan di salah satu program televisi swasta yang ditayangkan live, Selasa (26/8/2014) petang. Jedar mengaku menikah dengan Ludwig Erbgraf Von Waldburg Wolfegg Waldsee pada 11 Desember 2013.

Selama menghilang dari layar kaca, presnter yang kerap berbicara kocak ini mengatakan kehamilan yang awalnya membuat bahagia ternyata harus dijalaninya dengan perjuangan.

Tak seperti lazimnya kehamilan normal, janin Jedar tak sampai 9 bulan. Anaknya pun harus lahir prematur karena Jedar menderita penyakit yang membuat fisiknya lemah.

"Nikahnya, 11-12-2013, hamilnya gak lama. Emang anaknya lahir prematur," kata Jedar.

Saat Deddy Corbuizer dan Nycta Gina sang pemandu acara menanyakan kebenaran gosip hamil duluan, Jedar langsung membantah. Ia menceritakan, sakit yang dirasakannya saat hamil. Kepala migrain sampai tangan gatal-gatal membuat tim medis di Amerika memutuskan Jedar menjalani proses kelahiran lebih cepat.

"Waktu hamil dua minggu terakhir sebelum lahiran aku kena penyakit namanya polystesis. Kepala migrain melulu tangan gatel-gatel," jelasnya.

Presenter yang pernah santer dikabarkan dekat dengan Olga Syahputra ini menceritakan kalau sakit itu dirasakan saat kehamilannya menginjak usia 26 minggu. Saat melakukan pemeriksaan, dua minggu kemudian dokter memutuskan agar Jedar dirawat di rumah sakit. Empat hari dirawat, Jedar harusĀ  diinduksi untuk menyelamatkan sang bayi.

"Pas hamil 28 minggu bayinya lahir. Empat hari di Rumah Sakit, ngedennya empat jam," kata Jedar dengan suara lirih.

Namun rasa sakit itu seketika hilang ketika melihat bayinya lahir. "Aku bahagia banget pas lihat bayinya udah keluar," ucapnya.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda

Berita Populer

Berita Terkini