TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Penyanyi Afgansyah Reza atau kondang dengan nama Afgan senang berbagi banyak hal sejak kecil. Berbagi, menurut dia, merupakan bentuk rasa syukur kepada Sang Khalik atas semua rezeki yang sudah diterimanya.
"Bernyanyi dan menghibur orang lain dengan cara yang seru juga merupakan bentuk dari berbagi," kata Afgan seusai mengadakan acara berbuka puasa di sebuah mal di Jakarta, Rabu (8/7/2015).
Tak heran, setiap tahun, pria yang nge-hit dengan tembang rohaninya, "Pada-Mu Ku Bersujud", ini selalu mengadakan acara berbuka bersama anak yatim piatu dan Afganisme, sebutan bagi penggemarnya.
Pada bulan Ramadhan kali ini, Afgan juga kembali berbagi ilmu untuk para kontestan yang menjadi anak didiknya. Ia menjadi juri dalam ajang kontes musik di salah satu stasiun televisi nasional.
Kesibukan barunya itu, menurut Afgan, sangat menyenangkan. Hanya saja, saking sibuknya, ia terpaksa harus berbuka dan beribadah Tarawih tanpa keluarga. Oleh karena itu, ia berharap, pada sisa Ramadhan tahun ini ia bisa menghabiskan waktu beribadah bersama keluarga.
"Di minggu terakhir menjelang Lebaran, saya pilih rehat sejenak. Saat itu saya akan Tarawih bersama keluarga," ujarnya.
Saat Idul Fitri tiba, Afgan tak akan bisa pulang kampung. Ia dan keluarga akan mengenang kampung halaman, Padang, lewat masakan yang dihidangkan, seperti opor, rendang, dan lontong. Perayaan Lebaran itu pun akan digelar sederhana dengan mengunjungi kakek dan nenek. Di hari istimewa itu ia berbagi kebahagiaan bersama keluarga besarnya. (B12)