Sekitar pukul 1.00, Selasa, waktu setempat, kepolisian merilis pernyataan bahwa jumlah korban tewas berjumlah 19 orang dan korban cedera 50 orang.
Insiden tersebut lalu ditangani layaknya sebuah serangan teror.
Yang menjadi kekhawatiran besar akan insiden ledakan itu adalah banyak anak dan remaja menjadi korban, sebab mayoritas penggemar bintang pop seperti Ariana Grande memang anak-anak dan remaja.
Kedutaan Besar RI (KBRI) untuk Britania Raya dan Irlandia Utara di London, Inggris, juga mengimbau WNI untuk menghindari area konser tersebut.
Selain itu, KBRI London memberikan dua kontak hotline yang bisa dihubungi untuk keadaan darurat.
"Kepolisian Manchester menyediakan nomor telepon darurat +44(0)1618569400. Hotline KBRI +447881221235," cuit KBRI London di Twitter. (Manchester Evening News/Independent)
Baca tanpa iklan