Mira Lesmana pun berharap kedepannya semakin banyak sekolah perfilman yang banyak bermunculan sehingga ada banyak juga yang mau belajar.
Jika sekolah perfilman di Indonesia masih sedikit maka dikhawatirkan film-film asal Amerika lah tetap berjaya di Indonesia karena banyaknya jumlah produksi dibandingkan produksi dalam negeri.
“Layarnya emang harus ditambah tapi harus siap SDM-nya, kalau enggak yang untung tetep film Amerika, ini kompetisisnya kurang kuat kalau gak memanfaatkan layar yang banyak dengan kualitas (sdm) yang baik,” pungkas Mira Lesmana.(*)
Baca tanpa iklan