TRIBUNNEWS.COM - Tepat hari ini, Senin (04/11/2018) satu tahun meninggalnya artis serba bisa Pretty Asmara.
Pretty menghembuskan napas terakhirnya di usianya yang ke-41 pukul 06.55 WIB, di RS Pengayoman Cipinang pada Minggu (4/11/2018).
Sebelumnya, Pretty Asmara diketahui dirawat karena mengalami gangguan pada lambung.
Kepergian Pretty memberikan duka mendalam bagi keluarga dan sahabat-sahabat sesama artis.
Terlepas dari kepergiannya Pretty merupakan salah satu artis serba bisa di Indonesia yang mulai menunjukan bakat seninya di usia belia.
Dirangkum dari laman wikipedia.org, perempuan kelahiran 27 September 1977 ini menjadi vokalis utama band bernama Marys Queen Band (MQB) saat dirinya masih duduk di bangku kelas 6 SD.
Baca: Mengenal Lebih Dekat Sofyan Basir, Sosok Mantan Dirut PLN yang Divonis Bebas
Marys Queen Band, Pretty dirikan bersama kakak iparnya.
Di tahun 1996, Pretty mengawali karier sebagai artis lewat sinetron Dulung yang disutradarai Anto Lupus.
Pretty juga pernah keluar sebagai juara ketiga dalam ajang pemilihan bintang sinetron RCTI yang diadakan oleh sebuah radio di Yogyakarta.
Kemudian di tahun 1997 Pretty mengikuti casting sinetron Bias Bias Kasih produksi Indosiar.
Sinetron yang disutradarai oleh Darsa dan Karya.
Meskipun hanya bermain dalam dua scene, tetapi dari sinilah kiprah Pretty yang sesungguhnya dimulai.
Baca: Pria di Jember Tewas Dicor di Musala Rumahnya setelah Hilang 7 Bulan, Istri Tuduh sang Anak Pembunuh
Tepatnya Agustus 1998, Edi Deronde memanggilnya untuk ikut casting sinetron anak-anak berjudul Saras 008.
Pretty memerankan tokoh antagonis dalam sinetron Saras 008.
Lewat sinetron ini nama Pretty makin dikenal masyarakat.
Lewat 250 episode Saras 008 nama Pretty Asmara kariernya semakin naik.
Berbagai tawaran main sinetron pun mengalir padanya misalnya, sinetron Dendam Nyi Pelet, Di Balik Asrama, dan sebagainya.
Selain itu, dia juga ikut membintangi sinetron populer Tuyul dan Mbak Yul.
Sinetron terbaru yang dibintangi Pretty Asmara yaitu Rain (2015).
Baca: Jungkook BTS Telah Diinterogasi Polisi, Akui Langgar UU Lalu Lintas
Selain sinetron, Pretty juga merambah ke dunia perfilman dan teater.
Film bertajuk Kejar Amerika adalah film pertamanya hingga berlanjut ke film Tina Toon, Lenong Bocah The Movie hingga Kejarlah Jodoh Kau Kutangkap.
Sejumlah pementasan teater juga pernah diikutinya.
Seperti Bunga Rose dari Cikembang, Ande-ande Lumuten hingga Mahadaya Cinta.
Tak sampai di situ saja, artis peran sekaligus komedian ini juga punya bakat untuk jadi presenter, lho.
Semasa hidupnya, Pretty Asmara sering didapuk menjadi MC dalam berbagai acara.
Baca: Bulan Baru Awal Baru untuk 5 Zodiak Berikut, November 2019
Masa kecil
Dilangsir Tribunnews.com dari Grid banyak yang mengatakan saat masih bayi Pretty Asmara sangat lucu.
Perempuan kelahiran 27 September 1977 itu merupakan anak bungsu dari tiga bersaudara.
Bagi Pretty Asmara, nama yang diberikan kedua orang tuanya sangat keren.
Jiwa seni yang dimiliki sang ayah menurun kepada Pretty Asmara.
Sepak terjang Pretty Asmara di dunia pertelevisian juga sudah tidak diragukan lagi.
Sejak bayi, Pretty Asmara sudah memiliki tubuh montok.
Oleh sebab itu banyak yang mengatakan bahwa dirinya sangat lucu.
Baca: Kumpulan 25 Ucapan Maulid Nabi Muhammad SAW Bahasa Indonesia dan Inggris, Cocok untuk Update Status
Lebih lanjut Pretty Asmara menuturkan bahwa menurut orang Jawa hari lahirnya atau yang lebih dikenal dengan istilah weton termasuk hitungan yang bagus.
Sebagai orang Jawa, jika seseorang lahir di hari tertentu kelak akan memiliki keberuntungan yang tinggi.
Kelahiran Pretty Asmara memang dianggap membawa keberuntungan bagi keluarga.
Maka dari itu, orang tuanya lebih memanjakan Pretty Asmara dibandingkan kakak-kakaknya.
Pretty Asmara mengatakan bahwa dirinya sudah dimanja sejak dalam kandungan.
"Misalnya saja kalau kelahiran kakakku hanya ditangani bidan di Lumajang, waktu mengandung aku, Mama melakukan kontrol kandungan di Surabaya dengan ditangani dokter spesialis kandungan," tutur Pretty Asmara.
Baca: Kunjungi Ketua KPK Agus Rahardjo, Kapolri Idham Azis Ajak KPK untuk Kerja Sama Berantas Korupsi
Saat proses kelahiran Pretty Asmara, sang ibu ditangani langsung oleh dokter spesialis.
Keberuntungan Pretty Asmara sejak dalam kandungan nyata dirasakan oleh sang ayah.
Ayah Pretty Asmara merupakan guru SMEA di Lumajang.
Disela profesinya mengajar, ayah Pretty Asmara bekerja sampingan sebagai pemasok damen atau jerami ke pabrik kertas Leces.
Usaha ayahnya semakin meningkat ketika ibunya mengandung Pretty Asmara.
Saat Pretty Asmara lahir, usaha sang ayah semakin meningkat.
Baca: Tes Kepribadian - Gambar Pilihanmu Dapat Ungkapkan Kekuatan Tersembunyimu
Dari usaha damen itu, ayah Pretty Asmara berhasil menjadi salah satu orang yang kaya raya di desanya.
Hal ini menjadikan Pretty Asmara selalu mendapatkan kualitas makanan yang bagus dari segi gizi.
"Pokoknya akulah yang paling disayang orang tuaku," ujar Pretty Asmara.
Merasa usaha damennya cukup, ayah Pretty Asmara akhirnya melepaskan profesinya sebagai guru.
Ayah Pretty Asmara beranggapan bahwa menjadi pengusaha jerami lebih menjanjikan masa depan yang lebih cerah.
Sayangnya menjelang dewasa, usaha ayah Pretty Asmara mengalami penurunan.
Di situasi inilah yang menempa Pretty Asmara menjadi sosok wanita yang memiliki jiwa survival yang kuat. (*)
(Tribunnews.com/Endra Kurniawan)(Grid/Linda Rahmadanti)