News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Pernah Membentuk Lipatan Mata, Hingga Jadi Saksi Kasus Salon Ilegal, Ivan Gunawan Dirugikan?

Penulis: Nurul Hanna
Editor: Anita K Wardhani
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Ivan Gunawan di Mapolres Metro Jakarta Utara, Jumat (6/12/2019).

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Nurul Hanna

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Ivan Gunawan menyambangi Polres Jakarta Utara, Jumat (6/12/2019) untuk menjadi saksi.

Ivan Gunawan menjadi saksi terkait adanya kasus salon kecantikan ilegal.

“Telah tertangkap dua oknum yang memiliki klinik kecantikan. Saya waktu itu tahun 2016 pernah menggunakan jasanya untuk membentuk lipatan mata,” katanya saat ditemui di Polres Jakarta Utara, Jumat (5/12/2019).

Ivan ditanya seputar waktu tepatnya ia menggunakan jasa klinik tersebut. Ivan mengaku, untuk mendapat lipatan mata yang ia inginkan, dirinya harus membayar 9 juta.

Ivan Gunawan bersyukur, saat ia menggunakan jasa salon tersebut ia tak mengalami kerugian.

“Nggak ada keluhan, saya baik-baik saja,” ucap dia.

Ivan Gunawan di Mapolres Metro Jakarta Utara, Jumat (6/12/2019). (TRIBUNJAKARTA.COM/GERALD LEONARDO AGUSTINO)

Ivan mengaku mengetahui klinik tersebut dari rekannya yang lain. Mendengar klinik tersebut bermasalah, ia pun kaget.

“Makanya saya kaget kok baru ketangkep sekarang. Saya saja sudah lupa bagaimana buatnya dan segala macem,” katanya.

Kini, desainer tersebut memilih untuk berbati-hati dalam menggunakan jasa klinik kecantikan.

Baca: Diperiksa Terkait Kasus Salon Pembuatan Kelopak Mata Ilegal, Ivan Gunawan Akui Hal Berikut Ini

Baca: Roy Kiyoshi Beberkan Pernah Dicakar Lucinta Luna di Wajah, Ruben Onsu dan Ivan Gunawan Malah Kecewa

Sebisa mungkin ia harus mendapatkan surat izin praktek dari tenaga medis yang melakukan tindakan padanya.

Bayar Rp9 Juta

Dilansir dari di Tribunjakarta.com dari berita dengan judul Sulam Kelopak Mata di Salon Kecantikan Ilegal Tanpa Endorse, Ivan Gunawan Bayar Rp 9 Juta, perancang busana kondang Ivan Gunawan mengaku tidak pernah diendorse salon bernama Nana Eyebrow and Beauty tersebut.

Ivan mengaku membayar sendiri jasa sulam kelopak mata di salon kecantikan ilegal itu sebesar Rp 9 juta.

"Nggak (di-endorse), Rp 9 juta (biayanya)," kata Ivan usai diperiksa di Mapolres Metro Jakarta Utara, Jumat (6/12/2019).

Halaman
12
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini