"Masih," jawab Ardi Bakrie.
"Papah gendut gak?," tanya Mainaka lagi.
"Papah udah lebih kurus, papah kalau napas nggak bunyi-bunyi kayak kamu," kata Ardi Bakrie lagi.
Dalam unggahan videonya tersebut Ardi pun menuliskan pemikirannya untuk meminta bantuan Ade Rai.
"Bahaya nih..Napas aja ngos2an..Kayanya perlu minta pertolongan mas @ade_rai jg nih..Jgn smpai terlambat," tulis Ardi Bakrie.
Nasi Sebabkan Obesitas?
Dokter sekaligus Ahli Gizi dr. Tan Shot Yen mengatakan penyebab obesitas bukan sebatas nasi saja.
Pada prinsipnya, dr. Tan menuturkan, kelebihan kalori tak terpakai yang menyebabkan obesitas dinilai tidak dapat ditinjau dari kuantitasnya saja.
"Dari sisi kualitas, kita alpa bahwa pangan ultra proses belakangan ini justru menyumbang kasus obesitas bahkan penyakit tidak menular yang dimulai dari obesitas, lalu kolesterol acakadul, hipertensi, diabetes, dan kanker," terang Tan saat dihubungi Tribunnews.com, Selasa (4/2/2020) lalu.
Lebih lanjut, Tan menyebutkan, obesitas tidak dapat dicegah hanya dengan berhenti mengkonsumsi nasi.
Terlebih, apabila anak tetap dibiarkan mengkonsumsi sajian ultra proses atau makanan praktis seperti makanan-makanan dalam kemasan, yaitu coklat, pasta, biskuit, permen, es krim, dsb.
"Jadi percuma melarang makan nasi tapi pangan ultra prosesnya jalan terus," kata Tan.
Kebutuhan Kalori Anak
Lebih lanjut, dr. Tan menjelaskan mengenai kebutuhan kalori seorang anak per harinya.