News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Didi Kempot Meninggal Dunia

Mengenang Awal Perjalanan Karier Didi Kempot, dari Ngamen Sampai Bisa Keliling Eropa

Editor: Choirul Arifin
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Penyanyi Didi Kempot saat tampil dalam Festival Berdendang Bergoyang di Kompleks Gelora Bung Karno, Jakarta, Sabtu (1/2/2020).

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA -  Penyanyi berjuluk The Godfather of Brokenheart, Didi Kempot meninggal dunia pada Selasa (5/5/2020).

Penyanyi lagu-lagu ambyar ini menghembuskan nafas terakhir di RS Kasih Ibu Solo pada pukul 07.45.

Humas RS Kasih Ibu, David membenarkan Kabar Tersebut.

"Iya meninggal di Kasih Ibu," jelas dia, Selasa (5/5/2020Didi Kempot diketahui meninggal dunia pada pukul 7.30 pagi.

Didi Kempot meninggal dalam usia 53 tahun. Dia lahir di Surakarta pada 31 Desember 1966.

Penulis lagu lagu ambyar ini lahir dari keluarga seniman.

Sang ayah Ranto Edi Gudel merupakan pemain ketropak dan sang ibu, Umiyati Siti Nurjanah adalah penyanyi tradisional.

Sedangkan sang kakak, Mamiek Prakoso adalah pelawak.

Dirinya tidak menamatkan bangku SMA karena ingat perkataan snag ayah, yang mengatakan jika seniman tidak memerlukan sekolah tinggi.

 Sebelum menjadi penyanyi, ia pernah menjadi pengamen jalanan di Jakarta dan memiliki grup bernama 'Kempot".

Kempot sendiri merupakan singkatan Kelompok Penyanyi Trotoar.

Pada tahun 1984 ia merantau dan mengamen ke Jakarta bersama teman-temannya.

Ia mengamen sejak duduk di bangku kelas 3 SMP. Dia kemudian dilirik seorang produser dan akhirnya masuk dapur rekaman.

Ia menciptakan lagu Cidro yang meledak di pasaran, bahkan sampai Eropa.

Karena pada waktu itu ada yang memutar lagu tersebut di salah satu stasiun radio Belanda. 

Halaman
12
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini