Karena merasa risih terus diikuti dan dihubungi sama debt collector, Pinkan mengakuin ia memberanikan diri menemui penagih utangnya.
"Gua sudah ketakutan mau dipenjara atau di apa nanti gua gak ketmu anak gue lagi. Pokonya pikirna gue sudah kemana-mana lah. Tapi akhirnya gua jelasin lah gua akan bayar utangnya," katanya.
Karena mau mendengar penjelasannya dan terus menyicil pembayaran hutang tersebut, Pinkan Mambo akhirnya berhasil terbebas dari jeratan hutang dan kejaran debt collector.
"Sofanya Selamat akhirnya dan mobilnya tetap ada," ujar Pinkan Mambo.
Baca tanpa iklan