Namun penghinaan yang diterimanya kali ini tidak bisa ditolerir lantaran mengarah pada sebuah pelecehan.
Vernita pun tak menampik, adanya kasus dugaan prostitusi online memiliki dampak panjang terhadap kehidupannya saat ini.
Walaupun secara hukum dirinya sudah terbukti tidak terlibat sama sekali.
Menurut Vernita hal tersebut menggiring opini publik terhadap dirinya menjadi tidak baik.
Dirinya dan tim hukumnya memberikan waktu satu minggu agar orang yang menhinanya datang untuk meminta maaf.
Namun apabila tidak, ia akan mengambil langkah hukum, sesuai sanksi pidana UU ITE pasal 27 ayat .
Vernita Syabilla angkat bicara seputar kasus prostitusi online yang menjeratnya beberapa bulan lalu di Lampung.
Diberitakan WartaKota, Vernita Syabilla mengklaim bahwa dirinya tidak pernah terjerumus ke dalam lingkaran prostitusi online artis, yang menjeratnya kala itu.
"Aku enggak terjun prostitusi online artis," kata Vernita Syabilla kepada Warta Kota.
Vernita menceritakan bahwa awal mulanya ia diajak oleh muncikari tersebut untuk bertemu dengan pengusaha asal Lampung saat itu.
"Jadi aku gantiin artis inisial A, karena katanya yang memesan ini suka yang tinggi dan pengin yang didatangkan adalah artis," ucapnya.
"Soal tarif tanya aja sama germonya. Kan dia bilang Rp 30 juta," tambahnya.
Baca juga: Fakta-fakta Sidang Perdana Kasus Prostitusi Online yang Libatkan Artis Vernita Syabilla
Dalam percakapannya dengan muncikari, Vernita menegaskan tidak ada pembahasan soal bookingan atau prostitusi.
"Saat di hotel juga kita sentuhanpun tidak. Sampai saya enggak tau nama dia (pemesan) siapa," ungkapnya.