"Nah selain faktor tekanan darah tinggi, faktor risiko vaskuler yaitu diabetes, kolesterol tinggi, asam urat yang tinggi, ataupun kebiasaan seperti merokok, adanya obesitas, aktivitas fisik yang rendah, alkohol, itu semua menjadi faktor risiko stroke," kata dr Vania.
Munculnya stroke ini juga dapat disebabkan faktor risiko yang sifatnya tidak dapat diubah, seperti usia, gender, ras, riwayat stroke serta adanya penyakit genetik tertentu yang dapat menyebabkan stroke.
"Tentunya juga ada faktor risiko yang tidak dapat diubah ya, misalnya usia. Kita kan tidak bisa puber tambah muda, jadi kalau usia itu semakin tua, risikonya juga semakin tinggi. Gender, ras, riwayat stroke sebelumnya dan ada sedikit kalau seseorang punya penyakit genetik tertentu yang dapat menyebabkan stroke," pungkas dr Vania.
Baca tanpa iklan