News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Main Sinetron Kolosal, Roy Kiyoshi Jadi Musuh Raden Kian Santang

Penulis: Bayu Indra Permana
Editor: Anita K Wardhani
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Cuplikan aksi Roy Kiyoshi sebagai Pangeran Wangdi di sinetron kolosal Raden Kian Santang Prahara di Langit Pajajaran

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Bayu Indra Permana

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Serial kolosal 'Raden Kian Santang Prahara di Langit Pajajaran' kehadiran tokoh baru yakni Pangeran Wangdi yang diperankan oleh Roy Kiyoshi.

Ini jadi pengalaman baru untuk Roy Kiyoshi bisa berperan dalam sebuah serial kolosal.

"Aku seneng banget ini pengalaman baru dan seru buat aku ada di Raden Kian Santang," beber Roy Kiyoshi kepada awak media, Minggu (6/6/2021).

Pangeran Wangdi yang diperankan oleh Roy Kiyoshi akan menjadi musuh baru dari Raden Kian Santang.

Baca juga: Inne Azri Mengaku Kesulitan Menangis di Sinetron Raden Kian Santang

Baca juga: Pernah Ditangkap Polisi Terkait Narkoba, Roy Kiyoshi Akui Trauma, Ingin Ubah Penampilannya

Selain itu hadir juga Ananda George dalam sinetron Raden Kian Santang dan siap beradu akting dengan Alwi Assegaf, Rientamy Osava dan Fahmi Bisri sebagai tokoh lama.

Pajajaran akan dihadapkan musuh kuat dari Kerajaan Champa, Pangeran Wangdi dan Putri Nima.

Dua pendekar yang mempunyai kemampuan merubah semuanya menjadi es. Mereka membuat kacau Pajajaran dengan pusaka sakti mereka yaitu Tombak Takdir.

Kian Santang kembali ke masa Pajajaran mempunyai misi untuk mendapatkan tiga Tombak Naga Sakti. Senjata yang mampu kalahkan dua pendekar Kerajaan Champa tersebut.

Kian Santang menuju Gunung Slamet untuk mendapatkan salah satu tombak tersebut.

Siliwangi berusaha mempertahankan Pajajaran dan keluarganya dari ancaman besar Pangeran Wangdi dan Putri Nima. RarasAntang bersama Yudakaramencari tombak sakti lainnya di Gunung Merapi.

Sedangkan, Surawisesa bersama Walangsungsang mencari tombak sakti ketiga di Gunung Ciremai.

Para punggawa Pajajaran dari masa depan Walangsungsang, Rarasantang, Surawisesa dan Paman Cacing muncul tiba-tiba ingin menyelamatkan Kian Santang yang terjebak di masa lalu.

Akhirnya konflik Kendangwesi berhasil diselesaikan dan Kian Santang serahkan tahta Kerajaan pada Parwati, lalu pamit pulang ke Pajajaran bersama saudaranya.

Sementara itu di Kerajaan Suka Mulya, perdikan Kerajaan Pajajaran. Muncul seorang perempuan cantik berwajah bengis bernama Putri Nima.

Dia mempunyai tombak besar dengan ujung tombaknya itu nampak bersinar menyilaukan (Tombak Takdir). Putri Nima ayunkan tombaknya, cahaya biru melesat memendar dari tongkatnya. Seketika semua prajurit (bahkan pohon, dan binatang) berubah jadi es.

Halaman
12
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini