News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Ki Manteb Sudharsono Meninggal Dunia

SOSOK Ki Manteb Soedharsono, Dalang Kondang yang Meninggal Dunia, Pernah Mendalang 24 Jam

Penulis: Sri Juliati
Editor: bunga pradipta p
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Suasana penyerahan penghargaan tingkat dunia, Remarkable of Contribution Certifikate kepada Ki Manteb Soedarsono di Gedung Pendopo ISI Solo, Senin (3/7) malam atas kontribusinya menjaga tradisi seni wayang.| Inilah profil dan prestasi Ki Manteb Soedharsono, dalang kondang asal Jawa Tengah yang meninggal dengan diagnosa Covid-19.

la bisa menjadi dalang kondang berkat didikan orangtuanya yang cukup keras dan laku prihatin yang dijalankannya sampai sekarang.

Saat usia lima tahun, ia sudah bisa mendalang.

Pada sekitar pertengahan tahun 1980an, Ki Manteb Soedharsono mencapai puncak ketenarannya dengan kepandaiannya memainkan boneka wayang (sabetan).

la mampu menciptakan sanggit lakon yang berbeda dengan lakon-lakon konvensional serta mampu menuangkannya ke dalam garap pakeliran.

Dalam pementasannya, Ki Manteb Soedharsono berani memberikan inovasi-inovasi pada gending, lakon dan menampilkan bintang tamu sehingga pementasannya menjadi lebih segar.

Kecuali itu, dengan manajemen yang balk bisa menambah kesuksesannya.

Banyak lakon yang diciptakannya dan yang paling terkenal adalah lakon Banjaran Bima.

Selain itu atas kesuksesannya ini, Ki Manteb Soedharsono bisa mendapatkan berbagai penghargaan baik dari dalam negeri maupun luar negeri.

Cetak Rekor MURI

Pesiden Joko Widodo (kiri) bersama dalang Ki Manteb Soedharsono (tengah) saat acara Pagelaran Wayang Kulit di Istana Merdeka, Jalan Medan Merdeka Utara, Jakarta Pusat, Jumat (2/8/2019). Pagelaran wayang ini bertema 'Kresna Jumeneng Ratu'. (TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN)

Dikutip dari Warta Kota, pada 4–5 September 2004, Ki Manteb Soedharsono membuat rekor dengan mendalang 24 jam tanpa henti dengan lakon Baratayudha.

Pertunjukannya ini bertempat di RRI Semarang, Jalan A. Yani 144–146 Semarang.

Berkat pementasannya ini, ia mendapatkan rekor MURI pentas wayang kulit terlama.

Hebatnya, meskipun telah mendalang selama 24 jam itu, dokter yang memeriksa kesehatan Ki Manteb Soedharsono setelah pentas menyatakan, kondisi Ki Manteb Soedharsono sangat prima.

Prestasi lain yang pernah diukir Ki Manteb Soedharsono adalah menjadi juara Pakeliran Padat se-Surakarta pada 1982.

Halaman
1234
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda

Berita Populer

Berita Terkini