Laporan Wartawan Tribunnews.com, Mohammad Alivio
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Pengurus masjid Al Hayyu 63 menggelar tahlilan di hari kedua meninggalnya Dorce Gamalama, Kamis (17/2/2022).
Tahlilan atau doa bersama untuk Dorce ini dicetuskan pengusur masjid Al Hayyu, yang juga disetujui keluarga mendiang.
Sehabis salat Magrib di Masjid Al Hayyu acara tahlilan dimulai, dihadiri kakak mendiang Dorce serta para warga sekitar Gg Baba, Rawa Binong, Lubang Buaya, Jakarta Timur.
Para jemaah membacakan surat Yasin dan doa untuk almarhum Dorce Gamalama atau yang bernama asli Dedi Yuliardi.
Tahlilan ini dipimpin oleh Ustaz Anan Muhajir selaku pengurus masjid Al Hayyu.
Baca juga: Kenang Sosok Dorce Gamalama, Ivan Gunawan Ingat Ilmu Sedekah dari Alamarhum
Baca juga: Jokowi dan Megawati Kirim Karangan Bunga Duka Cita untuk Dorce Gamalama
"Dedi Yuliardi bin Ahmad semoga dosa-dosanya diampuni dan diterima di sisi Allah SWT, dan yang ditinggalkan diberi ketabahan, alfatihah," kata Ustaz Anan Muhajir ditengah acara tahlilan.
Tak sampai Azan Isya, doa bersama dan tahlilan itu pun selesai.
"Tahlilan alhamdulillah hasil kesepakatan kami pihak masjid dan keluarga besarnya dan putra putrinya kita kecintaaan kita sama almarhum mengadakan doa bersama," ujar Anan Muhajir.
Anan Muhajir mengatakan bahwa tahlilan ini akan digelar 7 hingga 14 hari ke depan di Masjid Al Hayyu 63.
Hal tersebut juga sudah disetujui oleh pihak keluarga almarhum Dorce Gamalama.
Baca juga: Isak Tangis Keluarga Antar Jenazah Dorce Gamalama ke Peristirahatan Terakhir
"Awalnya dari satu sampe tiga hari. Pas tadi kata keluarga besarnya diperpanjang sampe tujuh hari mungkin sampe 14 hari, kita mendoakan kan bagus untuk almarhum," pungkasnya.
Seperti diketahui, Dorce Gamalama meninggal dunia pada 16 Februari 2022 di Rumah Sakit Pusat Pertamina (RSPP) Simprug, Jakarta Selatan.
Dorce Gamalama meninggal dunia setelah dirawat selama tiga minggu akibat covid-19.
Sebelumnya, Dorce Gamalama juga sempat diopname karena sakit diabetes dan demensia alzheimer.