News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Hasil Autopsi Kedua Tangmo Nida, Ada Puluhan Luka, Ini Kata Pengacara Keluarga Soal Itu

Editor: Willem Jonata
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Polisi Thailand Beri Peringatan, Sebarkan Foto Jenazah Tangmo Nida di Sosmed Bakal Didenda

Di babak kedua hanya untuk menegaskan kembali apakah pertanyaan pertama adalah ya atau tidak.

Sementara untuk cedera di kaki Tangmo masih belum bisa menjawab bagaimana itu terjadi.

Polisi akan mencoba untuk mensimulasikan luka pada berbagai objek. Mungkin baling-baling perahu untuk membandingkan dengan luka.

Tapi sejauh ini dari otopsi kedua ditemukan total 22 bekas luka, tapi terkait detail lainnya akan dijelaskan oleh pihak kepolisian.

Pengacara dari Panida Siriyuthayothin, Decha Kittiwitthayanan mengatakan dokumen hasil autopsi kedua itu harus dikonsultasikan dengan polisi untuk melihat apakah akan membantu untuk mengajukan tuntutan lebih lanjut.

Walaupun hampir keseluruhan hasilnya sama, tapi menurut Decha ada detail yang perlu dilihat lagi. 

Terutama tentang 22 luka yang diumumkan dokter forensik. 

Karena dia belum menemukan perubahan hasil otopsi yang signifikan tentang penyebab meninggalnya Tangmo Nida, apakah karena kelalaian atau karena kesengajaan?

Kuasa hukum Panida mengatakan dengan melihat lukanya saja tidak bisa mengatakan apakah itu kematian yang disengaja atau tidak.

Perlu juga membandingkan dengan rekaman CCTV, GPS untuk mendapat jawaban.

Terkait kabar adanya pengajuan surat perintah penangkapan terhadap lima orang lain penumpang kapal yang malam itu bersama Tangmo Nida, Decha membantahnya.  

Sementara itu, pihak kepolisian bersama ahli IT sedang bekerja bersama mengungkap berbagai keraguan, memeriksa kamera CCTV, video dan telepon dari orang yang malam itu ada di kapal.

Diharapkan tidak lebih dari satu minggu berbagai masalah bisa diselesaikan.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini