"Ya kaget, syok, dan takut. Setelah takut masuk ke proses menerima takdir. Gua berserah diri sama Tuhan, karena gua mengalami dari sehat sampai harus operasi," terangnya.
"Sehari sebelum operasi gua berdoa, 'ya tuhan jangan jadikan ini tumor ganas'. Eh ternyata ganas. Gua pasrah aja," tambahnya.
Feby Febiola mengakui, jika memang tumor itu ringan, ia tidak sampai menjalani operasi pengangkatan rahim di bagian tubuhnya.
"Cuma kantong kanan aja yang diangkat. Eh ternyata ganas dan harus diangkat ya gua pasrah," ujar Feby Febiola.
Baca tanpa iklan