Terkait kriteria idealnya, Pamela Bowie tidak muluk-muluk.
"Orang Indonesia. Orang yang bisa jalan, bisa ngomong. Calonnya yang pasti manusia, laki-laki," ujarnya.
Pamela mengatakan, yang pertama ia lihat adalah agama-nya, kemudian komitmen.
Sebab ketika sudah menikah, Pamela mengaku bakal membicarakan segala hal. Itu dilakukan agar tak ada kesalahpahaman.
"Kalau sudah ada pasangan pasti semuanya harus diobrolin, nggak boleh tuh nanti setelah nikah nggak boleh, kan kemarin nggak ada omongan seperti itu," tukasnya.
Adapun sejak putus dari Joshua Suherman, Pamela Bowie terkesan berhati-hati mempublikasikan kehidupan pribadinya.
Apalagi Pamela pernah gagal menikah setelah dilamar mantan kekasihnya, Robertto Eko Pranata, di Singapura.
Baca tanpa iklan