News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Konflik Palestina Vs Israel

Iran Tarik Perwiranya dari Suriah, Hindari Perang Terbuka dengan Israel

Editor: Willem Jonata
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Tentara AS berpatroli di daerah kota Tal Hamis, tenggara kota Qameshli di provinsi Hasakeh timur laut Suriah, pada 24 Januari 2024.

TRIBUNNEWS.COM - Iran dikabarkan menarik perwira seniornya yang bertugas di Suriah.

Penarikan itu dilakukan untuk menghindari upaya pembunuhan menjadikan perwiranya sebagai target.

Ada kabar pula yang menyebutkan penarikan tersebut, juga didorong keengganan Iran terlibat langsung dalam konflik yang terjadi di Timur Tengah. Dengan kata lain perang terbuka dengan Israel.

Garda Revolusi Iran telah mengurangi penempatan perwira senior mereka di Suriah karena rentetan serangan mematikan Israel.

Belum lagi ekskalasi ketegangan menyusul tewasnya tiga tentara Amerika Serikat di Yordania.

Baca juga: Amerika Dakwa 4 WNA yang Bantu Pasok Komponen Drone ke Iran, Ancam Penjarakan 20 Tahun

Presiden AS Joe Biden menuduh pelakunya adalah kelompok militan yang mendapat dukungan dari Iran.

Bahkan senator dari Partai Republik mendesak Biden agar memerintahkan tentara AS melancarkan serangan langsung ke Negeri Para Mullah itu.

Padahal sebelumnya, Panglima Korps Garda Revolusioner Islam Iran Mayor Jenderal Hossein Salami sesumbar siap meladeni agresi AS.

Ia menyebut Iran tak menginginkan peperangan. Namun, mereka siapl mengangkat senjata jika keamanan negara terancam.

Diberitakan Reuters, Iran sepenuhnya mengandalkan milisi Syiah sekutunya untuk mempertahankan kekuasaan mereka di Suriah.

Garda Revolusi mengalami salah satu masa yang paling menyakitkan di Suriah sejak mereka tiba satu dekade lalu untuk membantu Presiden Bashar al-Assad dalam perang Suriah.

Sejak bulan Desember, serangan Israel telah menewaskan lebih dari setengah lusin anggotanya, di antaranya adalah salah satu jenderal intelijen utama Garda Revolusi.

Iran, pendukung Hamas dan sejumlah kelompok militan di Yaman, Lebanon, Irak, dan Suriah, yang ikut memerangi Israel, sepertinya berusaha untuk tidak terlibat dalam konflik.

Salah satu sumber, menurut Reuters, seorang pejabat senior keamanan regional yang diberi pengarahan oleh Teheran – mengatakan bahwa para komandan senior Iran telah meninggalkan Suriah bersama dengan puluhan perwira menengah.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini